Lampaui Kinerja Pra-Pandemi, Industri Asuransi Jiwa Raih Pendapatan Rp62 Triliun
Senin, 15 Agustus 2022 - 17:15 WIB
loading...
A
A
A
Untuk memberikan apresiasi kepada para tenaga pemasar atas capaian kinerja industri, AAJI menggelar perhelatan akbar TOP AGENT AWARDS AAJI ke-35 Tahun 2022 (“TAA AAJI”) di Bali. Acara yang sudah berlangsung pada 10-12 Agustus 2022 itu dinilai sukses.
Ajang TAA AAJI 35 di Bali. Foto/Ist
“Kami berharap apresiasi ini dapat berdampak positif bagi kesuksesan industri asuransi jiwa. Tidak hanya di lingkup perusahaan semata, namun juga secara nasional, maupun internasional,” kata Jos Chandra Irawan, Ketua Panitia TAA AAJI ke-35.
Jos Chandra menambahkan, perusahaan harus membekali tenaga pemasarnya dengan pengetahuan mengenai prinsip-prinsip dasar asuransi. Pun soal informasi mengenai produk, pemasaran dan manajemen, leadership skills, dan pengetahuan mengenai standar praktik dan kode etik tenaga pemasar asuransi jiwa, serta perlindungan konsumen.
“Pengetahuan dan keterampilan mengenai digital skills untuk terus mengikuti tren yang ada juga harus selalu diasah dan diperbaharui setiap saat agar dapat mengikuti perkembangan zaman,” jelas Jos.
Saat pagelaran TAA AAJI 35 lebih dari 500 orang tenaga pemasar terbaik di industri asuransi jiwa berkumpul untuk memperebutkan gelar terbaik dari yang terbaik. Menurut Budi Tampubolon selama 35 tahun pelaksanaannya, TAA telah menjadi benchmark bagi perusahaan asuransi jiwa di Indonesia untuk berlomba-lomba menciptakan tenaga pemasar berprestasi yang menjadi kebanggaan perusahaan.

Ajang TAA AAJI 35 di Bali. Foto/Ist
“Kami berharap apresiasi ini dapat berdampak positif bagi kesuksesan industri asuransi jiwa. Tidak hanya di lingkup perusahaan semata, namun juga secara nasional, maupun internasional,” kata Jos Chandra Irawan, Ketua Panitia TAA AAJI ke-35.
Jos Chandra menambahkan, perusahaan harus membekali tenaga pemasarnya dengan pengetahuan mengenai prinsip-prinsip dasar asuransi. Pun soal informasi mengenai produk, pemasaran dan manajemen, leadership skills, dan pengetahuan mengenai standar praktik dan kode etik tenaga pemasar asuransi jiwa, serta perlindungan konsumen.
“Pengetahuan dan keterampilan mengenai digital skills untuk terus mengikuti tren yang ada juga harus selalu diasah dan diperbaharui setiap saat agar dapat mengikuti perkembangan zaman,” jelas Jos.
Saat pagelaran TAA AAJI 35 lebih dari 500 orang tenaga pemasar terbaik di industri asuransi jiwa berkumpul untuk memperebutkan gelar terbaik dari yang terbaik. Menurut Budi Tampubolon selama 35 tahun pelaksanaannya, TAA telah menjadi benchmark bagi perusahaan asuransi jiwa di Indonesia untuk berlomba-lomba menciptakan tenaga pemasar berprestasi yang menjadi kebanggaan perusahaan.
Lihat Juga :