Tingkatkan Daya Saing UMKM, Peruri Luncurkan Digital Entrepreneur Academy

Senin, 15 Agustus 2022 - 22:10 WIB
loading...
Tingkatkan Daya Saing UMKM, Peruri Luncurkan Digital Entrepreneur Academy
Peruri meluncurkan program Digital Entrepreneur Academy yang ditujukan bagi para pelaku UMKM. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Pemerintah telah menargetkan 30 juta pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) go digital pada 2024. Digitalisasi menjadi salah satu cara mendorong UMKM agar cepat naik kelas.

Tentunya pemerintah tidak bisa sendirian dalam upaya mencapai target tersebut. Dukungan berbagai pihak diperlukan dalam rangka percepatan UMKM go digital.

Sejalan dengan itu, Peruri meluncurkan program Digital Entrepreneur Academy di Bandung, Jumat (12/8). Peruri Digital Entrepreneur Academy merupakan program inkubasi, pembinaan dan pendampingan bagi UMKM untuk meningkatkan kapasitas serta kapabilitasnya dalam menghadapi era industri 4.0.

Head of Corporate Secretary Peruri Adi Sunardi mengatakan, Peruri Digital Entrepreneur Academy merupakan bentuk konkret pelaksanaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan yang selaras dengan tujuan pembangunan berkelanjutan, yaitu menyediakan pekerjaan yang layak dan mendukung pertumbuhan ekonomi.

“Melalui program ini diharapkan dapat membantu pertumbuhan UMKM lebih berdaya saing di era digital hingga mampu menembus pasar internasional,” ujarnya melalui keterangan tertulis, dikutip Senin (15/8/2022).

Baca juga: Sri Mulyani Ajak Jajarannya Berkolaborasi Dorong Ekspor UMKM

Dia menerangkan, mulanya terdapat 86 UMKM yang mendaftar program ini namun setelah dilakukan proses seleksi administrasi hanya terdapat 79 UMKM yang direkomendasikan lolos ke tahap berikutnya.

Kemudian dari 79 UMKM dilakukan kurasi yang dilakukan oleh expert dan professional sehingga menetapkan 25 UMKM yang berhak mengikuti Peruri Digital Entrepreneur Academy, di mana 9 UMKM di antaranya adalah UMKM Mitra Binaan Peruri.

Melalui program ini, peserta akan diberikan pengalaman dan pengetahuan baru secara intensif selama 3 bulan untuk mengembangkan usahanya .

“Mulai dari ilmu bisnis, desain produk, branding, digital marketing hingga personal branding dan entrepreneur leadership,” urainya.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1849 seconds (11.252#12.26)