Teknologi Pengiriman Instan Dukung UMKM Kembangkan Bisnis
Kamis, 18 Agustus 2022 - 20:39 WIB
loading...
Digitalisasi mendorong pengembangan bisnis UMKM. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Lalamove sebagai penyedia jasa teknologi pengiriman instan di Indonesia mencatatkan pertumbuhan pada sisi mitra bisnis , dan lebih dari 80% mitra bisnis itu adalah UMKM . Pertumbuhan ini dikarenakan Lalamove sudah melakukan rangkaian inovasi selama setahun ke belakang demi mendukung UMKM.
Baca juga: Pacu UMKM, Gernas BBI Siap Digelar di Gedung Olahraga Cenderawasih Papua
UMKM sendiri memiliki kontribusi yang besar terhadap perekonomian Indonesia. Data Kementerian BKPM menyebutkan 61,97% dari total PDB nasional disumbangkan UMKM pada tahun 2020. Sampai saat ini pun UMKM tidak bisa dipandang sebelah mata, terlebih pascapandemi seperti sekarang ini dengan pola hidup masyarakat yang makin terdigitalisasi.
Andi M Rizki, Managing Director Lalamove Indonesia, mengatakan bulan ini menjadi momentum untuk pegiat usaha, khususnya UMKM dalam mengembangkan bisnisnya bersama Lalamove. Pertumbuhan mitra bisnis Lalamove didominasi oleh tiga sub industri yakni food & beverages sebesar 44%, retail & wholesale dengan angka 39% dan juga healthcare sebesar 4%. Ketiga industri tersebut memiliki peran penting pada masyarakat dan harus didukung oleh semua pihak dalam menjaga pertumbuhannya.
"Kami telah melakukan berbagai cara guna terus dukung pertumbuhan UMKM di Indonesia dengan mempermudah pengiriman instan melalui fitur bisnis yang kami tawarkan. Selain itu, kami juga menghadirkan layanan yang lengkap untuk semua kebutuhan baik itu First Mile, Mid Mile hingga Last Mile,” ungkap Andi dalam keterangannya, Kamis (18/8/2022).
Menurut Andi, pemerintah mengajak seluruh UMKM di Indonesia untuk dapat merdeka dalam melakukan aktivitas usaha tanpa adanya potongan biaya, baik platform fee maupun biaya tambahan lainnya. Lalamove telah menyediakan akun bisnis yang dapat diakses untuk mempermudah operasional pengiriman UMKM, seperti akses laporan pengiriman secara langsung, satu akun bisnis yang dapat diakses oleh beberapa operator, dan juga tanda terima secara digital.
Baca juga: Pacu UMKM, Gernas BBI Siap Digelar di Gedung Olahraga Cenderawasih Papua
UMKM sendiri memiliki kontribusi yang besar terhadap perekonomian Indonesia. Data Kementerian BKPM menyebutkan 61,97% dari total PDB nasional disumbangkan UMKM pada tahun 2020. Sampai saat ini pun UMKM tidak bisa dipandang sebelah mata, terlebih pascapandemi seperti sekarang ini dengan pola hidup masyarakat yang makin terdigitalisasi.
Andi M Rizki, Managing Director Lalamove Indonesia, mengatakan bulan ini menjadi momentum untuk pegiat usaha, khususnya UMKM dalam mengembangkan bisnisnya bersama Lalamove. Pertumbuhan mitra bisnis Lalamove didominasi oleh tiga sub industri yakni food & beverages sebesar 44%, retail & wholesale dengan angka 39% dan juga healthcare sebesar 4%. Ketiga industri tersebut memiliki peran penting pada masyarakat dan harus didukung oleh semua pihak dalam menjaga pertumbuhannya.

"Kami telah melakukan berbagai cara guna terus dukung pertumbuhan UMKM di Indonesia dengan mempermudah pengiriman instan melalui fitur bisnis yang kami tawarkan. Selain itu, kami juga menghadirkan layanan yang lengkap untuk semua kebutuhan baik itu First Mile, Mid Mile hingga Last Mile,” ungkap Andi dalam keterangannya, Kamis (18/8/2022).
Menurut Andi, pemerintah mengajak seluruh UMKM di Indonesia untuk dapat merdeka dalam melakukan aktivitas usaha tanpa adanya potongan biaya, baik platform fee maupun biaya tambahan lainnya. Lalamove telah menyediakan akun bisnis yang dapat diakses untuk mempermudah operasional pengiriman UMKM, seperti akses laporan pengiriman secara langsung, satu akun bisnis yang dapat diakses oleh beberapa operator, dan juga tanda terima secara digital.
Lihat Juga :