Laba Bersih Anak Usaha Pertamina, Tugu Insurance Tumbuh 84,1%
Selasa, 30 Juni 2020 - 21:51 WIB
loading...
Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Di tengah kondisi ekonomi yang menantang, PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (Tugu Insurance) , anak usaha PT Pertamina (Persero), berhasil mencatatkan peningkatan kinerja baik dari sisi finansial maupun operasional di tahun buku 2019 (audited).
Laba tahun berjalan konsolidasian tercatat sebesar Rp505,7 miliar atau naik 145,7% dibanding laba tahun 2018 yang sebesar Rp205,9 miliar. Sedangkan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp458,7 miliar, atau meningkat 84,1% dari tahun sebelumnya.
Presiden Direktur Tugu Insurance Indra Baruna menjelaskan, kinerja Tugu Insurance yang bagus di tahun 2019 tidak terlepas dari upaya perseroan untuk senantiasa mengelola risiko dengan prinsip kehati-hatian, baik dari aspek underwriting maupun dalam pengelolaan investasi.
Sampai dengan periode Desember 2019, pencapaian premi bruto secara konsolidasian sebesar Rp6,4 triliun, naik 26,5% year on year (yoy) dari periode yang sama tahun sebelumnya, yaitu sebesar Rp5,1 triliun. ( Baca:Pupuk Indonesia Jalin Kerja Sama Asuransi Bersama )
“Peningkatan premi tersebut dikontribusikan terutama dari produk aviasi, kebakaran, aneka dan rekayasa hingga kendaraan bermotor,” kata Indra usai menghadiri rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) di Jakarta, Selasa (30/6/2020).
Laba tahun berjalan konsolidasian tercatat sebesar Rp505,7 miliar atau naik 145,7% dibanding laba tahun 2018 yang sebesar Rp205,9 miliar. Sedangkan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp458,7 miliar, atau meningkat 84,1% dari tahun sebelumnya.
Presiden Direktur Tugu Insurance Indra Baruna menjelaskan, kinerja Tugu Insurance yang bagus di tahun 2019 tidak terlepas dari upaya perseroan untuk senantiasa mengelola risiko dengan prinsip kehati-hatian, baik dari aspek underwriting maupun dalam pengelolaan investasi.
Sampai dengan periode Desember 2019, pencapaian premi bruto secara konsolidasian sebesar Rp6,4 triliun, naik 26,5% year on year (yoy) dari periode yang sama tahun sebelumnya, yaitu sebesar Rp5,1 triliun. ( Baca:Pupuk Indonesia Jalin Kerja Sama Asuransi Bersama )
“Peningkatan premi tersebut dikontribusikan terutama dari produk aviasi, kebakaran, aneka dan rekayasa hingga kendaraan bermotor,” kata Indra usai menghadiri rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) di Jakarta, Selasa (30/6/2020).
Lihat Juga :