Harga Minyak Mentah Naik, Usai Arab Saudi Minta OPEC Pangkas Produksi
Kamis, 25 Agustus 2022 - 10:40 WIB
loading...
Harga minyak dunia tersulut pernyataan Arab Saudi. Foto/Reuters
A
A
A
JAKARTA - Harga minyak mentah menguat pada perdagangan pagi ini merespons langkah Arab Saudi yang menyarankan Organisasi Negara Pengekspor Minyak ( OPEC ) agar dapat mempertimbangkan pemangkasan produksi.
Baca juga: Usai Melonjak, Harga Minyak Hari Ini Ambles di Bawah USD100 per Barel
Data perdagangan hingga pukul 09:44 WIB menunjukkan minyak Brent di Intercontinental Exchange (ICE) untuk kontrak November naik 0,79% menjadi USD101,13 per barel. Sedangkan minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) di New York Mercantile Exchange (NYMEX) untuk pengiriman Oktober tumbuh 0,60% sebesar USD95,49 per barel.
Kedua patokan harga tersebut telah menyentuh level tertingginya dalam tiga minggu terakhir, pada Rabu lalu (24/8), setelah menteri energi Saudi disinyalir akan memangkas produksi.
Melansir Reuters, Kamis (25/8/2022), OPEC mengatakan bahwa setiap kebijakan pengurangan produksi dari kelompok mereka dan sekutunya, yang dikenal secara kolektif sebagai OPEC+, kemungkinan akan bertepatan dengan kembalinya minyak Iran ke pasar jika Teheran resmi mengamankan kesepakatan nuklir.
Baca juga: Usai Melonjak, Harga Minyak Hari Ini Ambles di Bawah USD100 per Barel
Data perdagangan hingga pukul 09:44 WIB menunjukkan minyak Brent di Intercontinental Exchange (ICE) untuk kontrak November naik 0,79% menjadi USD101,13 per barel. Sedangkan minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) di New York Mercantile Exchange (NYMEX) untuk pengiriman Oktober tumbuh 0,60% sebesar USD95,49 per barel.
Kedua patokan harga tersebut telah menyentuh level tertingginya dalam tiga minggu terakhir, pada Rabu lalu (24/8), setelah menteri energi Saudi disinyalir akan memangkas produksi.
Melansir Reuters, Kamis (25/8/2022), OPEC mengatakan bahwa setiap kebijakan pengurangan produksi dari kelompok mereka dan sekutunya, yang dikenal secara kolektif sebagai OPEC+, kemungkinan akan bertepatan dengan kembalinya minyak Iran ke pasar jika Teheran resmi mengamankan kesepakatan nuklir.
Lihat Juga :