Harga Minyak Mentah Naik, Terdongkrak Permintaan Bahan Bakar

Jum'at, 26 Agustus 2022 - 10:30 WIB
loading...
A A A
"Namun, sinyal permintaan minyak yang kuat masih membantu," tulis analisa ANZ Research dalam sebuah catatan. "Namun demikian, tanda-tanda permintaan yang kuat muncul," lanjutnya, mengacu pada data yang mendorong pertumbuhan lalu lintas, yang menandakan adanya kenaikan konsumsi bahan bakar.

"Data Indeks Kemacetan terbaru dari TomTom menunjukkan tingkat lalu lintas di Asia Pasifik, Eropa, dan Amerika Utara semuanya membukukan pertumbuhan mingguan yang kuat per 24 Agustus." terangnya.

ANZ juga menyebut tingkat kemacetan di China juga mulai pulih, setelah serangkaian pembatasan dari kebijakan nol-Covid.

Seiring dengan kehati-hatian pasar menjelang pidato Powell, prospek masuknya aliran minyak mentah Iran ke pasar global juga diperkirakan dapat membatasi kenaikan harga. Kabar terbaru, Teheran sedang mencermati tanggapan Washington atas tawaran yang dirancang Uni Eropa untuk menghidupkan kembali kesepakatan nuklir. UE mengharapkan tanggapan segera dari Iran, meskipun tidak jelas seberapa cepat ekspor minyak Iran akan dilanjutkan meski kesepakatan tercapai.

Jika sanksi nuklir Iran dicabut, maka dibutuhkan sekitar satu setengah tahun untuk mencapai kapasitas penuhnya sebesar 4 juta barel per hari, atau naik 1,4 juta barel per hari dari produksinya saat ini.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
Krisis Energi Global,...
Krisis Energi Global, Industri dan Sektor Energi Perlu Dijaga Bersama
Pasokan Minyak Dunia...
Pasokan Minyak Dunia Lenyap 1,5 Juta Barel per Hari, Pasar Energi Bakal Terguncang?
Arab Saudi Diprediksi...
Arab Saudi Diprediksi Pangkas Harga Minyak ke Asia hingga USD8 per Barel
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Meroket dalam Hitungan Jam usai AS Serang Iran Lagi
Purbaya Santai Tanggapi...
Purbaya Santai Tanggapi Rupiah Tembus Rp17.800: Nggak Ada Masalah
Hari Lingkungan Hidup,...
Hari Lingkungan Hidup, Masyarakat Tangerang Pelajari Kelola Minyak Jelantah
Rusia Ancam Armenia:...
Rusia Ancam Armenia: Tak Lagi Dipasok Minyak Murah Jika Nekat Gabung Uni Eropa!
Didukung AS dan Kaya...
Didukung AS dan Kaya Minyak, Wilayah Alberta Tuntut Merdeka dari Kanada
Rekomendasi
Pulang Ibadah dari Tanah...
Pulang Ibadah dari Tanah Suci, Bolehkah Memakai Gelar Haji?
Cegah Kasus Korupsi...
Cegah Kasus Korupsi di BGN Terulang, Saut Situmorang Beri Saran Ini ke Nanik Deyang
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved