Di Tengah Kekhwatiran Pandemi dan Perang Dagang, Wall Street Cetak Rekor

Rabu, 01 Juli 2020 - 09:27 WIB
loading...
Di Tengah Kekhwatiran...
Foto/SINDOnews
A A A
WASHINGTON - Bursa saham Amerika Serikat (AS) pada hari ini ditutup menguat pada akhir perdagangan Selasa waktu setempat (Rabu WIB). Penguatan ini terbaik sepanjang terakhir kuartal sejak 1998 karena investor menilai data ekonomi yang lebih baik dari perkiraan di tengah kekhawatiran atas kasus virus Corona baru dan hubungan perdagangan dengan China.

Mengutip Reuters, S&P 500 memperpanjang reli kuartal kedua menjadi 20% karena sebuah laporan menunjukkan kepercayaan konsumen membukukan kenaikan terbesar sejak 2011. Indeks Komposit Nasdaq melonjak 31% dalam rentang tersebut, terbesar sejak 1999. Sementara Dow Jones Industrial Average melonjak 18% dan mencetak kuartal terbaik dalam 33 tahun.

Rinciannya, indeks Dow Jones Industrial Average melonjak 217,88 poin atau 0,85% menjadi 25.812,88. Sedangkan S&P 500 naik 47,05 poin atau 1,54% menjadi 3.100,29. Index Komposit Nasdaq meningkat 184,61 poin atau 1,87% menjadi 10.058,77. ( Baca:Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat )

Sementara itu, ketika kasus virus Corona terus melonjak di banyak negara, ekonomi AS justru menunjukkan tanda-tanda peningkatan. Data menunjukkan kepercayaan konsumen meningkat lebih dari yang diperkirakan pada bulan Juni.

Selain itu, saham raksasa teknologi AS, kelompok FAANG dari Facebook, Apple, Amazon, Netflix, dan Google-parent Alphabet, semuanya ditutup lebih tinggi. Sektor teknologi S&P 500 naik 1,92%, menjadi kelompok yang berkinerja terbaik.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemerintah AS Shutdown,...
Pemerintah AS Shutdown, Wall Street Masih Menguat Dibayangi Pengurangan Suku Bunga The Fed
Perang Dagang Guncang...
Perang Dagang Guncang Pasar Global, Begini Gerak IHSG dalam Sepekan
Tarif Trump Bikin Banyak...
Tarif Trump Bikin Banyak Bursa Saham Ambruk, Warren Buffett: Bukan Apa-apa
Wall Street Tumbang...
Wall Street Tumbang Imbas Tarif Trump, Ini Prediksi Bursa Saham RI Pekan Depan
Gentem Group Buka Cabang...
Gentem Group Buka Cabang Pertama di Jakarta, Fokus pada Lifelong Learning
Penumpang Whoosh Pecah...
Penumpang Whoosh Pecah Rekor Tertinggi, Sehari Angkut 24.350 Orang
1.700 Penari Kipas Ciptakan...
1.700 Penari Kipas Ciptakan Rekor Tari Kolosal di Solo
Pecahkan Rekor, Telur...
Pecahkan Rekor, Telur Faberge yang Dibuat untuk Tsar Rusia Terakhir Terjual Rp503 Miliar
Demi Pecahkan Rekor,...
Demi Pecahkan Rekor, Wanita Ini Rekrut 1.000 Pria untuk Ditiduri dalam 24 Jam
Rekomendasi
Juara 2 di Kompetisi...
Juara 2 di Kompetisi Berkuda Shark Anantya, Narantraya Jeihan Widjaya Tatap Porda Jabar
Kejagung Limpahkan 11...
Kejagung Limpahkan 11 Tersangka Kasus Korupsi Ekspor CPO ke Jaksa Penuntut Umum
Ketum Rampai Nusantara:...
Ketum Rampai Nusantara: Kami Yakin Roy Suryo Akan Segera Ditahan
Berita Terkini
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved