Tolak Kenaikan Harga BBM Subsidi, Koalisi KUSUKA Usulkan Bansos Tunai untuk Nelayan Kecil
Jum'at, 26 Agustus 2022 - 13:39 WIB
loading...
A
A
A
“Sektor perikanan adalah salah satu sektor yang tumbuh positif di tengah hantaman pandemi”, ungkap Dadan.
Bahkan pada tahun anggaran 2023 direncanakan sebesar Rp3,2 triliun atau tumbuh 92,9% dibandingkan outlook 2022. Namun jika dilihat, nelayan Indonesia yang 90%-nya kategori nelayan kecil dengan 11,34% hidup di bawah garis kemiskinan belum merasakan timbal balik dari kontribusinya terhadap pendapatan negara. Dadan menyoroti turunnya anggaran perlindungan sosial pada RAPBN 2023, termasuk dihapuskannya belanja bantuan sosial untuk 1,76 juta nelayan.
Koalisi Kusuka meminta pemerintah untuk tidak menaikkan harga BBM bersubsidi dan terus memberikan bantuan sosial tunai kepada nelayan kecil melalui kartu KUSUKA (Kartu Usaha Pelaku Usaha Perikanan). Kartu Kusuka merupakan intrumen pendataan yang dipergunakan oleh Kementerian Kelautan Perikanan (KKP) yang berisi data pelaku usaha perikanan.
“Saat ini KKP sedang melakukan pendataan melalui Kusuka, kami mengusulkan untuk mempercepat pendataan KUSUKA, penyaluran Bansos nelayan melalui kartu ini,” pungkas Dani.
Baca juga: Kronologi Santri di Tangerang Tewas Diduga Dianiaya Teman
Koalisi berharap, nantinya Kartu Kusuka dapat menjadi cikal bakal reformasi anggaran subsidi BBM untuk nelayan menjadi belanja transfer langsung ke nelayan, agar menjadi lebih tepat sasaran dan efektif. Tentunya dengan catatan, pemerintah dan Pertamina harus mempercepat ketersedian infrastruktur pengisian bahan bakar di pemukiman-pemukiman nelayan.
Bahkan pada tahun anggaran 2023 direncanakan sebesar Rp3,2 triliun atau tumbuh 92,9% dibandingkan outlook 2022. Namun jika dilihat, nelayan Indonesia yang 90%-nya kategori nelayan kecil dengan 11,34% hidup di bawah garis kemiskinan belum merasakan timbal balik dari kontribusinya terhadap pendapatan negara. Dadan menyoroti turunnya anggaran perlindungan sosial pada RAPBN 2023, termasuk dihapuskannya belanja bantuan sosial untuk 1,76 juta nelayan.
Koalisi Kusuka meminta pemerintah untuk tidak menaikkan harga BBM bersubsidi dan terus memberikan bantuan sosial tunai kepada nelayan kecil melalui kartu KUSUKA (Kartu Usaha Pelaku Usaha Perikanan). Kartu Kusuka merupakan intrumen pendataan yang dipergunakan oleh Kementerian Kelautan Perikanan (KKP) yang berisi data pelaku usaha perikanan.
“Saat ini KKP sedang melakukan pendataan melalui Kusuka, kami mengusulkan untuk mempercepat pendataan KUSUKA, penyaluran Bansos nelayan melalui kartu ini,” pungkas Dani.
Baca juga: Kronologi Santri di Tangerang Tewas Diduga Dianiaya Teman
Koalisi berharap, nantinya Kartu Kusuka dapat menjadi cikal bakal reformasi anggaran subsidi BBM untuk nelayan menjadi belanja transfer langsung ke nelayan, agar menjadi lebih tepat sasaran dan efektif. Tentunya dengan catatan, pemerintah dan Pertamina harus mempercepat ketersedian infrastruktur pengisian bahan bakar di pemukiman-pemukiman nelayan.
(uka)
Lihat Juga :