Melebur Layanan Laut dan Udara, Pelni dan APLog Tingkatkan Pelayanan
Selasa, 30 Agustus 2022 - 20:29 WIB
loading...
Dalam rangka meningkatkan bisnis logistik perusahaan dengan penyatuan layanan udara dan laut, Pelni mengambil langkah strategis, menandatangani nota kesepahaman dengan APLog. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Dalam rangka meningkatkan bisnis logistik perusahaan dengan penyatuan layanan udara dan laut, PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT Pelni (Persero) mengambil langkah strategis, menandatangani nota kesepahaman dengan PT Angkasa Pura Logistik (APLog) tentang Pengangkutan Barang untuk Bandar Udara dan Pelabuhan Laut.
Baca Juga: Transformasi Digital, Pelni Terapkan Transparansi Anggaran Anti Gratifikasi
Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Usaha Angkutan Barang dan Tol Laut PT Pelni Yossianis Marciano dengan Direktur Utama PT Angkasa Pura Logistik Danny P. Thaharsyah di KM Kelud, Pelabuhan Tanjung Priok, Jumat (26/8/2022) siang.
Hal serupa diungkapkan Dirut APLog, Danny P. Thaharsyah yang menyambut baik perjanjian kerja sama ini. Ia menerangkan, alasamn memilik Pelni karena memiliki banyak rute, terlebih dengan adanya kapal-kapal perintis yang bisa masuk ke wilayah Indonesia Timur.
“Angkasa Pura 1 itu sendiri kan banyak bergerak di Indonesia wilayah Timur. Tujuannya agar biaya logistik juga bisa diturunkan dan supaya ada kolaborasi antarmoda dari laut, darat, dan udara sehingga distribusi barang dari wilayah timur atau dari wilayah timur yang mengangkut hasil bumi/produk alam ke wilayah barat juga bisa lebih lancar,” jelas Danny P. Thaharsyah.
Baca Juga: Transformasi Digital, Pelni Terapkan Transparansi Anggaran Anti Gratifikasi
Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Usaha Angkutan Barang dan Tol Laut PT Pelni Yossianis Marciano dengan Direktur Utama PT Angkasa Pura Logistik Danny P. Thaharsyah di KM Kelud, Pelabuhan Tanjung Priok, Jumat (26/8/2022) siang.
Hal serupa diungkapkan Dirut APLog, Danny P. Thaharsyah yang menyambut baik perjanjian kerja sama ini. Ia menerangkan, alasamn memilik Pelni karena memiliki banyak rute, terlebih dengan adanya kapal-kapal perintis yang bisa masuk ke wilayah Indonesia Timur.
“Angkasa Pura 1 itu sendiri kan banyak bergerak di Indonesia wilayah Timur. Tujuannya agar biaya logistik juga bisa diturunkan dan supaya ada kolaborasi antarmoda dari laut, darat, dan udara sehingga distribusi barang dari wilayah timur atau dari wilayah timur yang mengangkut hasil bumi/produk alam ke wilayah barat juga bisa lebih lancar,” jelas Danny P. Thaharsyah.
Lihat Juga :