LPDB KUMKM Lakukan Rapid Test Covid-19 untuk Seluruh Pegawai

Rabu, 01 Juli 2020 - 17:27 WIB
loading...
LPDB KUMKM Lakukan Rapid...
Direktur Utama LPDB KUMKM Supomo, di sela-sela Rapid Test pegawai di kantor LPDB KUMKM, Jakarta, Rabu (1/7/2020).
A A A
JAKARTA - Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (LPDB KUMKM) terus menjalankan protokol kesehatan yang sudah ditetapkan oleh Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Provinsi DKI Jakarta, dalam rangka pencegahan dan penanganan wabah Covid-19 di lingkungan kantor.

"Sejak 14 Mei 2020, kami sudah rutin menjalankan Rapid Test per 14 hari sekali, karena jaminan kesehatan pegawai menjadi prioritas utama," tegas Direktur Utama LPDB KUMKM Supomo, di sela-sela Rapid Test pegawai di kantor LPDB KUMKM, Jakarta, Rabu (1/7/2020).

Langkah protokol kesehatan tersebut tidak hanya untuk pegawai LPDB KUMKM saja, melainkan juga pegawai outsourcing seperti petugas cleaning service dan security. Bahkan, untuk para tamu yang berkunjung ke kantor LPDB KUMKM, bila suhu badan melebihi batas normal (37,5 derajat celcius), petugas akan mengarahkan tamu tersebut untuk melakukan Rapid Test di klinik LPDB KUMKM. “Kami tidak main-main dalam hal menjalankan protokol kesehatan ini", tandas Supomo.

Namun, setelah memasuki tahap New Normal, Rapid Test dilakukan sebulan sekali, kecuali bagi pegawai yang baru pulang dari luar kota, diwajibkan melakukan Rapid Test dan isolasi mandiri selama tujuh hari di rumah masing-masing. “Di masa pandemi ini, LPDB-KUMKM tetap menyalurkan dana bergulir ke seluruh Indonesia. Jadi, banyak pegawai yang bertugas ke luar kota", tukas Supomo.

Tak hanya itu, lanjut Supomo, setelah pegawai menjalani Rapid Test, akan diberikan satu box yang berisi handsanitizer, masker (satu lusin), dan suplemen (vitamin) untuk satu bulan ke depan. Sementara, untuk penyemprotan disinfektan dilakukan secara berkala seminggu sekali. Untuk fogging nyamuk dilakukan dua bulan sekali. Ruangan arsip tak luput dari semprotan disinfektan dalam setahun dua kali.

"Bahkan, kita juga melakukan penyemprotan disinfektan fungisida untuk membasmi jamur-jamur yang ada di meja, kursi, lemari, dan sebagainya, itu dilakukan rutin dua bulan sekali," jelas Supomo.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Rekomendasi
Lewat Buku, Saddam Permana...
Lewat Buku, Saddam Permana Bongkar Kisah Masa Lalunya
3 Warga Sipil Tewas...
3 Warga Sipil Tewas Ditembak OPM, Koops TNI Habema Buru para Pelaku
Soal Jet Pribadi saat...
Soal Jet Pribadi saat Kunker, Menteri PU: Itu Pesawat Negara, Dioperasikan Kemenhub
Berita Terkini
AREA Indonesia Siap...
AREA Indonesia Siap Perkuat Kolaborasi Dukung Program 3 Juta Rumah
EskaIasi Laut Merah...
EskaIasi Laut Merah Tekan Rupiah, Dolar AS Ditutup ke Rp17.936 Sore Ini
Mahasiswa Universitas...
Mahasiswa Universitas Paramadina Pelajari Investasi Syariah Bersama MNC Sekuritas
Kerugian Ekonomi Akibat...
Kerugian Ekonomi Akibat Obesitas Anak Capai Rp5.280 Triliun, Novo Nordisk Perluas Program Pencegahan
MNC Life, INKOPDIT dan...
MNC Life, INKOPDIT dan PANDAI Kolaborasi Perluas Akses Asuransi Jiwa bagi Anggota Koperasi Kredit
Bahas Efisiensi Anggaran...
Bahas Efisiensi Anggaran MBG, Purbaya dan Kepala BGN Baru Bakal Bertemu Minggu Depan
Infografis
Waspada, Kasus COVID-19...
Waspada, Kasus COVID-19 Meningkat 2 Kali Lipat di Singapura
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved