Cikarang Populer sebagai Kawasan Industri, Berdampak Positif terhadap LPCK
Jum'at, 02 September 2022 - 11:36 WIB
loading...
A
A
A
(Baca juga:Lippo Cikarang Selenggarakan RUPST 2022, Setujui Perubahan Dewan Komisaris)
CEO LPKR John Riady menambahkan permintaan lahan industri bertumbuh karena bisnis-bisnisyang telah berkembang yang melihat peluang melampaui pandemi Covid-19 dan para pemainekonomi digital yang tumbuh sangat cepat yang sekaligus memperluas jaringan distribusi, gudang,pusat logistik, serta investasi-investasi lainnya.
“Dua sektor properti yang masih bertumbuh meskidi tengah pandemi Covid-19 yaitu rumah tapak dan logistik yang justru semakin meningkat karenaterdorong industri e-commerce,” jelasnya.
Untuk menangkap peluang pasar di kawasan industri Cikarang, anak usaha PT Lippo KarawaciTbk. (LPKR), yaitu PT Lippo Cikarang Tbk. (LPCK), terus mengembangkan dan menjalankanstrategi segmentasi industri seiring dengan tingginya permintaan gudang serta pusat logistik.Pencapaian strategi LPCK ini tentu saja berimbas positif kepada kinerja LPKR sebagai indukusaha yang memegang 84% saham LPCK.
Seperti diketahui, pada tahun 2022, LPKR menargetkan pra penjualan Rp5,2 triliun, naik 5%dibandingkan tahun sebelumnya. Kontribusi pra penjualan dari lahan industri LPCK diharapkanmencapai Rp650 miliar. Adapun pada semester I/2022, LPKR sudah merealisasikan pra penjualansebesar Rp2,48 triliun, dengan kontribusi lahan industri mencapai Rp149 miliar.
CEO LPKR John Riady menambahkan permintaan lahan industri bertumbuh karena bisnis-bisnisyang telah berkembang yang melihat peluang melampaui pandemi Covid-19 dan para pemainekonomi digital yang tumbuh sangat cepat yang sekaligus memperluas jaringan distribusi, gudang,pusat logistik, serta investasi-investasi lainnya.
“Dua sektor properti yang masih bertumbuh meskidi tengah pandemi Covid-19 yaitu rumah tapak dan logistik yang justru semakin meningkat karenaterdorong industri e-commerce,” jelasnya.
Untuk menangkap peluang pasar di kawasan industri Cikarang, anak usaha PT Lippo KarawaciTbk. (LPKR), yaitu PT Lippo Cikarang Tbk. (LPCK), terus mengembangkan dan menjalankanstrategi segmentasi industri seiring dengan tingginya permintaan gudang serta pusat logistik.Pencapaian strategi LPCK ini tentu saja berimbas positif kepada kinerja LPKR sebagai indukusaha yang memegang 84% saham LPCK.
Seperti diketahui, pada tahun 2022, LPKR menargetkan pra penjualan Rp5,2 triliun, naik 5%dibandingkan tahun sebelumnya. Kontribusi pra penjualan dari lahan industri LPCK diharapkanmencapai Rp650 miliar. Adapun pada semester I/2022, LPKR sudah merealisasikan pra penjualansebesar Rp2,48 triliun, dengan kontribusi lahan industri mencapai Rp149 miliar.
(dar)
Lihat Juga :