Ajak Swasta Ikut Biayai Infrastruktur, Pemerintah Siap Beri Beragam Fasilitas

Selasa, 06 September 2022 - 13:01 WIB
loading...
Ajak Swasta Ikut Biayai...
Anggaran pemerintah saja diakui tidak cukup untuk membiayai seluruh proyek dan mewujudkan rencana pembanganan jangka menengah khususnya untuk peningkatan konektivitas. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Anggaran pemerintah saja diakui tidak cukup untuk membiayai seluruh proyek infrastruktur dan mewujudkan rencana pembanganan jangka menengah khususnya untuk peningkatan konektivitas. Maka diperlukan pendanaan dari pihak lain di luar APBN (Anggaran Pendapatan Belanja Negara).

"Skema pembiayaan alternatif ini diharapkan bisa menyelesaikan masalah keterbatasan anggaran dalam penyediaan infrastruktur, salah satu skema yang diterapkan adalah KPBU (Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha)," ujar Direktur Pelaksanaan Pembiayaan Infrastruktur Jalan dan Jembatan DJPI (Ditjen Pembiayaan Infrastruktur) Kementerian PUPR, Reni Ahiantini dalam sambutannya pada acara Market Sounding Trans Papua Segmen Mamberamo - Elelim 2022, Selasa (6/9/2022).

Baca Juga: 30 Proyek KPBU Senilai Rp332,59 Triliun Disiapkan Buat Swasta, Tertarik?

Menurutnya pemerintah siap memberikan dukungan fasilitas bagi pihak swasta yang berkontribusi dalam pembiayaan pembangunan infrastruktur yang diharapkan bisa mempercepat pembangunan infrastruktur di Indonesia. Misalnya seperti memberikan dukungan kelayakan serta memberikan jaminan pada proyek yang di KPBU-kan.

"Melalui skema KPBU ini urgensi pelayanan atau penyediaan layanan infrastruktur dapat diselenggarakan tanpa sepenuhnya bergantung dari ketersediaan anggaran pemerintah," bebernya.

Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menyusun rencana pembangunan jangka menengah yang harus dicapai sebelum tahun 2024. Pembangunan infrastruktur khususnya yang menunjang konektivitas menjadi salah satu fokus yang dikebut untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan mengakomodasi minat investasi di daerah.

Ditjen Pembiayaan Infrastruktur Kementerian PUPR, Reni Ahiantini mengatakan, berdasarkan rencana pembangunan jangka menengah Naisonal tahun 2020 - 2024, sasaran pembangunan infrastruktur untuk mendukung konektivitas dia ntaranya adalah pembangunan jalan sepanjang kurang lebih 2.500 km.

Baca Juga: Bangun Infrastruktur Prioritas, Sri Mulyani Minta Basuki Pakai Skema KPBU

Selain itu ada pembangunan jalan nasional baru sepanjang kurang lebih 2.500 km dan peningkatan kondisi mantap jalan Nasional sebesar 98%. Selanjutnya rencana pembangunan jangka menengah juga menargetkan penurunan waktu tempuh pada jalan utama sebanyak 1,9 jam per 100 km.

"Mengacu pada rencana strategis kementerian PUPR 2020 - 2024, arah kebijakan penyelenggaraan jalan adalah untuk peningkatan konektivitas jalan nasional dengan strategi peningkatan kinerja jalan Naisonal yang dijabarkan pada beberapa kegiatan," ujar Reni

Adapun kegiatan yang dilakukan dalam menggapai target tersebut diantaranya adalah preservasi jalan, pembanganan jalan dan jembatan, penataan jalan Naisonal di kawasan perkotaan serta pemenuhan gap punding melalui skema pembiayaan alternatif.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Indo Build Tech 2026,...
Indo Build Tech 2026, AMBPI Bawa Sejumlah Inovasi Baru
Antipasi Lonjakan Pengguna,...
Antipasi Lonjakan Pengguna, Jasa Marga Intensifkan Preservasi Rutin Jalan Tol
Menteri PU Tinjau IPTC,...
Menteri PU Tinjau IPTC, Nindya Karya Dukung Penambahan Fasilitas Atlet Difabel
Anggaran Sekolah Rakyat...
Anggaran Sekolah Rakyat di Jember Tembus Rp221 Miliar, Punya Lapangan Bola Standar FIFA
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
Bangun Infrastruktur...
Bangun Infrastruktur Unggul, Brantas Abipraya Perkuat Kolaborasi Internal
Jalur Medan-Berastagi...
Jalur Medan-Berastagi Tak Lagi Memadai
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
TNI Hidupkan Desa yang...
TNI Hidupkan Desa yang Lama 'Mati Suri' di Pedalaman Jambi
Rekomendasi
Berjasa Besar bagi Bahasa...
Berjasa Besar bagi Bahasa dan Budaya, Sutan Takdir Alisjahbana Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional
Komut Pertamina Kunjungan...
Komut Pertamina Kunjungan Kerja ke Jatim hingga Nusa Tenggara, Ini Hasilnya
Replik, Kubu Roy Suryo...
Replik, Kubu Roy Suryo Tetap Minta Hakim Nyatakan Penangkapannya Tidak Sah
Berita Terkini
Apes, Uni Eropa Terancam...
Apes, Uni Eropa Terancam Kehilangan Pasokan Gas AS usai Tinggalkan Rusia
Dampak Pembiayaan PNM...
Dampak Pembiayaan PNM Diakui, Kini Melayani 23 Juta Nasabah Perempuan Prasejahtera
Investasi Hijau, Pertamina...
Investasi Hijau, Pertamina Port & Logistics Tanam 600 Mangrove di Balikpapan
Belanja Puas, Dompet...
Belanja Puas, Dompet Aman dengan Promo Spesial Blibli BRIDAY
Jatuhkan Denda ke 97...
Jatuhkan Denda ke 97 Pindar, Putusan KPPU Dinilai Tidak Sah
Hadir di CEO Talks Unand,...
Hadir di CEO Talks Unand, Pegadaian Ajak Generasi Muda Melek Investasi Sejak Dini
Infografis
Hore! Pemerintah Beri...
Hore! Pemerintah Beri Pulsa Gratis Untuk Guru, Murid dan Dosen
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved