Wanti-wanti Soal Inflasi, Jokowi: Hati-hati Kalau Harga Beras Naik Rp200 Perak
Senin, 12 September 2022 - 17:52 WIB
loading...
A
A
A
Jokowi mengingatkan jika terjadi inflasi, terutama harga pangan naik, maka tingkat kemiskinan daerah tersebut juga ikut naik. Harga bahan pangan yang perlu dipantau adalah beras, makanan pokok masyarakat Indonesia.
"Utamanya itu beras sebagai komponen utama. Jadi hati-hati kalau harga beras di daerah Bapak Ibu sekalian naik, meski hanya Rp200 atau Rp500 perak, segera diintervensi karena menyangkut kemiskinan di provinsi, kabupaten dan di kota yang Bapak Ibu pimpin akan langsung bisa naik angka kemiskinannya," kata Jokowi.
Jokowi pun meminta kepala daerah untuk melakukan intervensi. Dan juga mulai mencatat data pasokan pangan dan menyiapkan dana untuk menekan inflasi.
seluruh provinsi, kabupaten, kota harus tahu pasokan berasnya darimana, kalau harus membeli dari luar provinsi, kabupaten atau kota. Telur itu dipasok dari kabupaten atau kota mana, bawang merah dibeli dari kota atau kabupaten mana, semuanya ini harus ada datanya," jelas Jokowi.
Jokowi menegasakan kepada kepala daerah untuk terus berupaya mencari data-data pasokan dan harga pangan. Mereka bisa minta informasi ke Mendag atau kepada bank sentral karena informasinya ada di situ.
"Utamanya itu beras sebagai komponen utama. Jadi hati-hati kalau harga beras di daerah Bapak Ibu sekalian naik, meski hanya Rp200 atau Rp500 perak, segera diintervensi karena menyangkut kemiskinan di provinsi, kabupaten dan di kota yang Bapak Ibu pimpin akan langsung bisa naik angka kemiskinannya," kata Jokowi.
Jokowi pun meminta kepala daerah untuk melakukan intervensi. Dan juga mulai mencatat data pasokan pangan dan menyiapkan dana untuk menekan inflasi.
seluruh provinsi, kabupaten, kota harus tahu pasokan berasnya darimana, kalau harus membeli dari luar provinsi, kabupaten atau kota. Telur itu dipasok dari kabupaten atau kota mana, bawang merah dibeli dari kota atau kabupaten mana, semuanya ini harus ada datanya," jelas Jokowi.
Jokowi menegasakan kepada kepala daerah untuk terus berupaya mencari data-data pasokan dan harga pangan. Mereka bisa minta informasi ke Mendag atau kepada bank sentral karena informasinya ada di situ.
Lihat Juga :