Relawan Sandi Tulungagung Beri Pelatihan Olah Kulit Pisang Jadi Kosmetik
Selasa, 13 September 2022 - 12:30 WIB
loading...
Relawan UKM Sahabat Sandi menggelar pelatihan Pemanfaatan Kulit Pisang Untuk Hair Tonic dan Body Lotion di Tulungagung, Jawa Timur, Selasa (13/9/2022). FOTO/Istimewa
A
A
A
TULUNGAGUNG - Relawan pendukung Sandiaga Uno yang tergabung dalam UKM Sahabat Sandi Tulungagung menggelar pelatihan pemanfaatan kulit pisang untuk hair tonic dan body lotion. Kegiatan tersebut diikuti ratusan masyarakat yang terdiri dari UMKM, emak-emak, bapak-bapak hingga milenial.
Kegiatan tersebut diselenggarakan di Lotu's Garden, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur. Pelatihan tersebut digelar untuk menciptakan produk UMKM baru dan lapangan pekerjaan, karena banyaknya kulit pisang di Tulungagung yang sering terbuang percuma.
"Tujuan kita mengadakan ini adalah untuk menambah wawasan, menambah pendapatan lain bagi masyarakat Tulungagung. Nah, dari banyaknya kulit pisang yang dibuang, kita manfaatkan sebagai produk-produk baru yang memiliki nilai jual," kata Ketua UKM Sahabat Sandi Tulungagung, Fajar Sulihtiawan, Senin (12/9/2022).
Baca Juga: Paham Ekonomi, Miliki Popularitas, dan Elektabilitas, Sandiaga Uno Dinilai Capres Potensial 2024
Fajar berharap masyarakat Tulungagung bisa dengan sungguh-sungguh memanfaatkan ilmu yang telah diajarkan. Sehingga masyarakat bisa menambah pemasukan ekonomi keluarga dan UMKM lebih maju.
"Untuk masyarakat Tulungagung yang mengikuti pelatihan ini, UMKM bisa lebih maju lagi, masyarakat disini yang dulunya hanya seorang ibu rumah tangga sekarang memiliki keahlian dan bisa memiliki pemasukan pada ekomoni keluarganya. Kita ingin mensukseskan acara ini supaya UMKM kita lebih maju lagi," kata Fajar.
![Relawan Sandi Tulungagung Beri Pelatihan Olah Kulit Pisang Jadi Kosmetik]()
Sementara itu Suprihatin, salah satu owner Kripik Pisang Bontot sangat senang dengan pelatihan yang digelar oleh UKM Sahabat Sandi Tulungagung. Ia menuturkan, produksi kripik pisangnya menimbulkan banyak limbah kulit pisang yang saat ini hanya menjadi pakan ternak dan sebagian terbuang sia - sia.
Kegiatan tersebut diselenggarakan di Lotu's Garden, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur. Pelatihan tersebut digelar untuk menciptakan produk UMKM baru dan lapangan pekerjaan, karena banyaknya kulit pisang di Tulungagung yang sering terbuang percuma.
"Tujuan kita mengadakan ini adalah untuk menambah wawasan, menambah pendapatan lain bagi masyarakat Tulungagung. Nah, dari banyaknya kulit pisang yang dibuang, kita manfaatkan sebagai produk-produk baru yang memiliki nilai jual," kata Ketua UKM Sahabat Sandi Tulungagung, Fajar Sulihtiawan, Senin (12/9/2022).
Baca Juga: Paham Ekonomi, Miliki Popularitas, dan Elektabilitas, Sandiaga Uno Dinilai Capres Potensial 2024
Fajar berharap masyarakat Tulungagung bisa dengan sungguh-sungguh memanfaatkan ilmu yang telah diajarkan. Sehingga masyarakat bisa menambah pemasukan ekonomi keluarga dan UMKM lebih maju.
"Untuk masyarakat Tulungagung yang mengikuti pelatihan ini, UMKM bisa lebih maju lagi, masyarakat disini yang dulunya hanya seorang ibu rumah tangga sekarang memiliki keahlian dan bisa memiliki pemasukan pada ekomoni keluarganya. Kita ingin mensukseskan acara ini supaya UMKM kita lebih maju lagi," kata Fajar.

Sementara itu Suprihatin, salah satu owner Kripik Pisang Bontot sangat senang dengan pelatihan yang digelar oleh UKM Sahabat Sandi Tulungagung. Ia menuturkan, produksi kripik pisangnya menimbulkan banyak limbah kulit pisang yang saat ini hanya menjadi pakan ternak dan sebagian terbuang sia - sia.
Lihat Juga :