Indonesia dan IRRI Matangkan Pengembangan Padi Kaya Vitamin A

Selasa, 13 September 2022 - 15:49 WIB
loading...
Indonesia dan IRRI Matangkan Pengembangan Padi Kaya Vitamin A
Kementan melalui Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) dan International Rice Research Institute (IRRI) tengah mematangkan penelitian varietas padi unggul bernutrisi. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) dan International Rice Research Institute (IRRI) tengah mematangkan penelitian varietas padi unggul bernutrisi. Varietas padi tersebut diharapkan mampu memenuhi kebutuhan vitamin A melalui beras.

Baca Juga: IPB University Luncurkan Varietas Padi Unggul Baru

Perwakilan IRRI untuk Indonesia, Hasil Sembiring mengatakan, antara pihaknya dan Pemerintah Indonesia telah banyak menghasilkan varietas padi unggul dan kaya nutrisi. Salah satu yang dalam tahap pematangan adalah varietas padi bervitamin A.

“Ada padi kaya vitamin A, sudah hampir 10 tahun (penelitiannya). Tapi Indonesia masih belum lepas (tanam ke lahan). Kalau Filipina sudah lepas,” kata Hasil ketika dihubungi, Senin (12/9/2022).

Baca Juga: Hadapi Perubahan Iklim, Petani Diimbau Manfaatkan Teknologi Pertanian

Selain padi kaya vitamin A, ada juga varietas padi kaya nutrisi lainnya, yaitu padi nutrizinc. Padi ini diharapkan bisa membantu menangani masalah stunting. Padi jenis ini sudah mulai ditanam di Indonesia.

“Indonesia cukup agresif menerapkan teknologi di pertanian . Ada varietas kaya Fe (zat besi) lebih tinggi, zinc, vitamin A. Semoga ke depan lebih banyak dilepas (padi bernutrisi),” kata Hasil.

Di luar kerja sama dalam penelitian dan pengembangan varietas padi unggul, IRRI juga mengadakan program peningkatan kapasitas bagi para ilmuwan Indonesia yang dikirim ke institusi penelitian di Filipina itu.

“IRRI melihat Indonesia sebagai mitra strategis. Kami selalu bekerja sama dengan Indonesia, dan semoga ke depannya demikian,” harap Hasil.

(akr)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1869 seconds (10.101#12.26)