20% Bahan Baku Masih Impor, Harga Baterai Mobil Listrik jadi Mahal

Selasa, 20 September 2022 - 10:51 WIB
loading...
20% Bahan Baku Masih...
Ilustrasi stasiun pengisian baterai mobil listrik. Foto/SINDOnews/Danang Arradian
A A A
JAKARTA - PT Aneka Tambang Tbk (Antam) menilai harga baterai yang dihasilkan PT Industri Baterai Indonesia atau Indonesia Battery Corporation (IBC) akan menjadi kompetitif jika harga bahan baku yang digunakan pun jauh lebih murah.

Perkaranya, 20% bahan baku yang digunakan untuk memproduksi baterai masih harus diimpor dari sejumlah negara.

Salah satunya lithium yang diimpor dari China , Chile, dan Australia. Adapun kebutuhan IBC terhadap lithium mencapai 70.000 ton per tahun.

"Pada akhirnya harus dilihat secara keseluruhan, baterai yang dihasilkan nanti harga kita adalah kompetitif dengan baterai-baterai yang diciptakan atau dihasilkan negara-negara lain," kata Direktur Utama Antam Nico Kanter, Selasa (20/9/2022).

Baca juga: Sebagian Bahan Baku Baterai Kendaraan Listrik Akan Diimpor dari China

Nico mencatat kebijakan pemerintah dan legislatif bisa mendorong tarif impor lithium menjadi murah. Dengan begitu, bisa menekan bisa produksi hingga harga baterai yang sudah dihasilkan.

"Kebijakan yang akan dibantu (DPR) adalah bagaimana kita bisa menciptakan supaya kebijakan untuk impor lithium itu tidak diberikan, dikenakan, misalnya tarif yang tinggi," tuturnya.

Menurut dia, tidak ada negara yang bisa menghasilkan produk baterai dengan hanya mengandalkan sumber daya energi di negaranya sendiri.



Artinya, setiap produsen memiliki ketergantungan terhadap rantai pasok bahan baku dari negara lain. "Nggak pernah ada itu akan ciptakan atau semua dihasilkan negara terkait, termasuk Indonesia," tukasnya.

Saat ini 80% bahan baku baterai yang digunakan untuk kendaraan listrik atau electrical vehicle (EV) disediakan Antam. Bahan baku tersebut berupa nikel.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bahlil: Saya Menteri...
Bahlil: Saya Menteri yang Tak Suka Impor, Karena Disitu Pasti Ada Rente!
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
Antisipasi Lonjakan...
Antisipasi Lonjakan Harga Obat, BPOM Permudah Perizinan Bahan Baku Impor
Tsingshan Dorong Kolaborasi...
Tsingshan Dorong Kolaborasi Hilirisasi Nikel Ramah Lingkungan di Indonesia
Mendorong Standar Baru...
Mendorong Standar Baru Hilirisasi Nikel Berkelanjutan Tengah Tuntutan Global
Didakwa Terima Suap...
Didakwa Terima Suap Rp4,8 Miliar, Hery Susanto Tak Ajukan Eksepsi
Jaksa Ungkap Nama Samaran...
Jaksa Ungkap Nama Samaran Hery Susanto, Ada John Lennon 07 hingga Komandante
Fakta Baru Pasar Mobil...
Fakta Baru Pasar Mobil Eropa: Mobil Bensin Turun, EV dan Merek China Melesat
Rekomendasi
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Arus Peti Kemas Bandar...
Arus Peti Kemas Bandar Lampung Sepanjang 2026 Alami Peningkatan Signifikan
Berita Terkini
Waspadai Phishing dan...
Waspadai Phishing dan CS Palsu di Platform Kripto, Begini Modusnya
EV Services: Membangun...
EV Services: Membangun Ekosistem Kendaraan Listrik yang Semakin Terintegrasi
Nasabah Mekaar Naik...
Nasabah Mekaar Naik Kelas Capai 2,5 Juta Sepanjang 2025
Jembatan Pasar Aset...
Jembatan Pasar Aset Tradisional dan Digital, ICE dan OKX Bentuk Joint Venture
Kredit Pintar dan AFPI...
Kredit Pintar dan AFPI Edukasi Mahasiswa Kelola Keuangan Digital
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
Infografis
Baterai Mobil Listrik...
Baterai Mobil Listrik Made in Karawang Mendunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved