Airlangga dan Prabowo Gelar Pertemuan Empat Mata Selama 1 Jam, Ada Apa Ya?

Selasa, 20 September 2022 - 20:41 WIB
loading...
Airlangga dan Prabowo Gelar Pertemuan Empat Mata Selama 1 Jam, Ada Apa Ya?
Menko Airlangga Hartarto dengan Menhab Prabowo Subianto menggelar pertemuan empat mata selama satu jam, ada apa ya?. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Kinerja perekonomian global tengah menunjukkan fluktuasi akibat dampak The Perfect Storm yang memicu peningkatan risiko stagflasi dan resesi di berbagai negara di belahan dunia. Dinamika global tersebut akan turut berdampak pada stabilitas perekonomian nasional, sehingga penguatan dan kalkulasi terkait upaya memperkuat kinerja berbagai sektor perekonomian perlu dilakukan.

Baca Juga: Stagflasi Menghantui

Untuk mengantisipasi imbas dan mengurangi dampak di berbagai sektor dari dinamika geopolitik baik secara langsung maupun tidak langsung bagi Indonesia, Pemerintah perlu melakukan berbagai upaya navigasi kebijakan terutama dalam menghadapi tantangan dan ketidakpastian akibat krisis global di sektor energi dan pangan.

Hal tersebut terungkap dalam perbincangan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto dengan Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto , saat melakukan pertemuan di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Selasa (20/9).

”Saya menyambut baik kunjungan dari sahabat saya, Bapak Prabowo Subianto, untuk membahas berbagai isu penting dan strategis di tingkat global, yang berdampak pada kehidupan bangsa Indonesia, mulai dari isu ketahanan pangan, krisis energi, ancaman krisis keuangan di berbagai negara lain, serta sejumlah tantangan yang sedang dihadapi masyarakat dunia,” ungkap Airlangga.

Dalam pertemuan empat mata di ruang kerja Airlangga tersebut, kedua Menteri bertukar pikiran mengenai berbagai tantangan saat ini yang berkaitan dengan isu-isu kemandirian ekonomi bangsa, ketahanan nasional, keamanan, dan perkembangan geopolitik dunia.

Selain itu, ketegangan geopolitik yang diikuti pemberlakuan kebijakan proteksionisme di sejumlah negara dinilai mampu menjadi pemicu ketidakpastian pasar keuangan global akibat terganggunya rantai pasokan, hingga berimbas pada tekanan inflasi yang kian mendalam.

Kondisi tersebut juga akan membuat melambungnya harga komoditas yang dapat menimbulkan krisis energi dan pangan global, termasuk bagi Indonesia.

Berlangsung selama lebih dari satu jam, pertemuan tersebut juga membahas mengenai strategi dan sinergi antar Kementerian untuk menghadapi situasi dunia yang masih dibayangi dengan ketidakpastian yang juga sebagai dampak dari perang di Ukraina dan pandemi Covid-19 yang belum usai.

Dalam kesempatan tersebut, Airlangga dan Prabowo juga sepakat untuk saling bekerja sama sesuai arahan Presiden RI Joko Widodo dalam Pidato Kenegaraan 16 Agustus 2022 lalu bahwa semua lembaga negara perlu untuk selalu waspada, selalu hati-hati dan selalu siaga di tengah kondisi dunia yang tidak menentu.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1832 seconds (10.177#12.26)