Karut Marut Harga Pangan dan Energi, Kemendag Jaga Stok hingga Distribusi

Jum'at, 23 September 2022 - 13:35 WIB
loading...
Karut Marut Harga Pangan...
Pemerintah mengakui kondisi perdagangan di dalam negeri tidak baik-baik saja. FOTO/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kepala Badan Kebijakan Perdagangan (BKPerdag) Kementerian Perdagangan Kasan mengakui kondisi perdagangan nasional saat ini sedang tidak baik-baik saja. Mulai dari kenaikan harga pangan dan energi di dalam negeri sampai dampak krisis geopolitik di beberapa kawasan.

“Kondisi perdagangan nasional saat ini menghadapi tantangan yang kompleks. Oleh karena itu, Kemendag terus berupaya merumuskan kebijakan dan program prioritas yang dapat mendorong optimalisasi pasar,” ujar Kasan di acara Diseminasi Hasil Analisis Badan Kebijakan Perdagangan secara daring, dikutip Jumat (23/9/2022).

Baca Juga: Harga Pangan Naik 84,6%, Inflasi Sri Lanka Tembus 70,2 Persen

Lanjutnya, dalam merespons perkembangan kondisi global dan nasional, Kemendag menjalankan beberapa program prioritas. Sebagai prioritas pertama dan utama adalah pengendalian harga dan distribusi barang kebutuhan pokok (bapok), dengan tujuan menjaga inflasi.

Prioritas lainnya adalah peningkatan penggunaan produk dalam negeri, optimalisasi perjanjian perdagangan internasional, fasilitasi promosi dan ekspor, serta peningkatan perlindungan konsumen.

“Selain itu, kebijakan dan program lainnya, di antaranya adalah program untuk mewujudkan digitalisasi 1 juta pedagang, mendorong kemitraan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dengan ritel modern, hotel dan lokapasar domestik, serta promosi dan sertifikasi produk halal,” imbuh dia.

Baca Juga: Mendag Zulhas Sebut Harga Bapok Stabil meski BBM Naik

Kasan menambahkan, Kemendag melalui BKPerdag terus melakukan serangkaian analisis untuk mendukung perumusan kebijakan yang dapat mengoptimalkan potensi pasar.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Harga MinyaKita Naik, Ini Sebabnya
Bahan Pangan Masih Impor,...
Bahan Pangan Masih Impor, Siap-siap Hadapi Lonjakan Harga Imbas Rupiah Loyo
Pemerintah Godok Aturan...
Pemerintah Godok Aturan Baru Kenaikan HET MinyaKita
Bahan Baku Plastik Langka,...
Bahan Baku Plastik Langka, Indonesia Sibuk Cari Sumber Pasokan Alternatif ke 3 Negara
Harga Minyak Global...
Harga Minyak Global Melonjak, Keberlanjutan Pasokan Jadi Tantangan
Inflasi Maret 2026 Sentuh...
Inflasi Maret 2026 Sentuh 0,41%, BPS Sebut Terkendali
Prihatin Harga Telur...
Prihatin Harga Telur Anjlok, Sarifah DPR Dorong Kemendag Gandeng BGN
Pengamat Ekonomi : Kenaikan...
Pengamat Ekonomi : Kenaikan Harga Pangan Masih Wajar di Bulan Ramadan 2026
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan Harga-harga Tidak Boleh Naik saat Ramadan
Rekomendasi
Swedia: Konflik Rusia-NATO...
Swedia: Konflik Rusia-NATO Bisa Pecah dalam Waktu Dekat
Profesor AS: Israel,...
Profesor AS: Israel, Bukan Iran, yang Jadi Ancaman Nuklir Utama di Timur Tengah
Resmi Menikah, Jennifer...
Resmi Menikah, Jennifer Coppen Disambut Hangat Keluarga Justin Hubner
Berita Terkini
Anomali Tiket Pesawat:...
Anomali Tiket Pesawat: Penerbangan Domestik Dipungut PPN, ke Luar Negeri Bebas Pajak
Menakar Efek Domino...
Menakar Efek Domino Pertamax Rp16.250: Waspada Ancaman Inflasi
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Industri Diajak Bergerak...
Industri Diajak Bergerak Cepat Adopsi Energi Surya
Migrasi Pertamax ke...
Migrasi Pertamax ke Pertalite, Subsidi BBM Terancam Jebol Rp19,5 Triliun
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved