Wall Street Dibuka Bangkit setelah Terkapar 5 Sesi Beruntun

Selasa, 27 September 2022 - 21:39 WIB
loading...
Wall Street Dibuka Bangkit...
Ilustrasi Wall Street. FOTO/REUTERS
A A A
JAKARTA - Tiga indeks Wall Street dibuka rebound pada perdagangan Selasa (27/9), setelah tertekan selama lima sesi tanpa henti di tengah sentimen tren suku bunga yang dikhawatiran akan memicu perlambatan ekonomi.

Dow Jones Industrial Average (DJI) naik 0,88% di 29.517,23, S&P 500 (SPX) tumbuh 1,40% di 3.706,10, sedangkan Nasdaq Composite (IXIC) menanjak 1,88% di 11.006,92.

Malam ini, sejumlah saham yang sensitif terhadap suku bunga memimpin kenaikan dalam perdagangan premarket, antara lain seperti Amazon.com Inc, Apple Inc, Microsoft Corp, Meta Platforms Inc, dan Tesla Inc (TSLA.O), yang menguat antara 1,4% hingga 2,6%

"Kita akhirnya melihat level terendahnya dalam jangka pendek," kata Jason Pride, seorang analis di Glenmede, dilansir Reuters, Selasa (27/9/2022).

Baca Juga: Terbebani Ancaman Resesi, Wall Street Dibuka Koreksi

Setelah mengerek suku bunga agresif sebesar 75 basis poin (bps), sejumlah pejabat bank sentral Amerika Serikat atau Federal Reserve dalam pernyataannya menegaskan bakal terus fokus untuk mengatasi inflasi yang merupakan prioritas mereka.

Gubernur Fed wilayah Chicago Charles Evans mengatakan bank sentral perlu menaikkan suku bunga setidaknya satu persen lagi tahun ini. Komentar ini muncul untuk menyoroti dukungan terhadap sikap agresif Fed untuk meredam inflasi yang terlalu tinggi. Argumen tersebut dilihat para pelaku pasar modal sebagai bentuk pengabaian The Fed atas volatilitas di pasar ekuitas. Hal ini ditakutkan akan kembali memunculkan tekanan jual.

Baca Juga: Didampingi Keponakan, Luhut Buka Perdagangan Wall Street di Amerika

Sebelumnya sejumlah analis lain menilai The Fed akan mengerek suku bunga di kisaran 4,75%-5,00% pada kuartal pertama tahun 2023. Proyeksi ini memperjelas bahwa indikator teknikal indeks yang menunjukkan 'oversold', belum mampu menandingi sentimen negatif pasar saat ini.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemerintah AS Shutdown,...
Pemerintah AS Shutdown, Wall Street Masih Menguat Dibayangi Pengurangan Suku Bunga The Fed
Perang Dagang Guncang...
Perang Dagang Guncang Pasar Global, Begini Gerak IHSG dalam Sepekan
Tarif Trump Bikin Banyak...
Tarif Trump Bikin Banyak Bursa Saham Ambruk, Warren Buffett: Bukan Apa-apa
Minat Investor RI Tumbuh...
Minat Investor RI Tumbuh ke Pasar Global, Trading Saham AS dalam Genggaman
Wall Street Tumbang...
Wall Street Tumbang Imbas Tarif Trump, Ini Prediksi Bursa Saham RI Pekan Depan
Gentem Group Buka Cabang...
Gentem Group Buka Cabang Pertama di Jakarta, Fokus pada Lifelong Learning
Tingkatkan Daya Saing,...
Tingkatkan Daya Saing, Wall Street English Indonesia Bangun Komunitas Berbahasa Inggris
Rekomendasi
Rieke Diah Pitaloka...
Rieke Diah Pitaloka Dikritik Akademisi: Melihat Dukungan Manajemen Jangan Sempit
Erick Thohir Terharu...
Erick Thohir Terharu Saksikan Pernikahan Justin Hubner dan Jennifer Coppen
Kemendagri Sebut Transformasi...
Kemendagri Sebut Transformasi BUMD sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah
Berita Terkini
Bocoran Isi Kesepakatan...
Bocoran Isi Kesepakatan AS-Iran: Barter Minyak, Aset Triliunan, hingga Senjata Nuklir
Pendaftaran Program...
Pendaftaran Program Magang ke Jepang Dibuka Kemnaker, Begini Caranya
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
Anomali Tiket Pesawat:...
Anomali Tiket Pesawat: Penerbangan Domestik Dipungut PPN, ke Luar Negeri Bebas Pajak
Menakar Efek Domino...
Menakar Efek Domino Pertamax Rp16.250: Waspada Ancaman Inflasi
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved