IHSG Hari Ini Dibuka Terkoreksi, Mayoritas Sektor Ambruk

Senin, 03 Oktober 2022 - 09:50 WIB
loading...
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG hari ini dibuka terkoreksi. FOTO/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini dibuka melemah 0,34% di 7.017 pada perdagangan awal pekan, Senin (3/10/2022). Sebagian besar indeks sektoral mengalami tekanan. Indeks acuan bergerak merosot 33,69 poin atau 0,48% di 7.007,09. Terdapat 159 saham menguat, 164 saham melemah, dan 199 lainnya stagnan. Nilai transaksi perdagangan mencapai Rp303,25 miliar dari 300,45 juta saham yang diperdagangkan.

Indeks LQ45 jatuh 0,54%, indeks JII turun 0,35%, indeks IDX30 merosot 0,47%, dan indeks MNC36 melemah 0,46%.
Mayoritas sektoral di zona merah antara lain siklikal 0,14%, energi 0,48%, teknologi 0,58%, infrastruktur 0,58%, industri 0,38%, keuangan 0,23%, nonsiklikal 0,28%, bahan baku 0,98%, dan transportasi 0,12%. Sedangkan yang tumbuh adalah kesehatan 0,13%, dan properti 0,07%.

Baca Juga: Jelang Rilis Data Inflasi, IHSG Diprediksi Tumbang Hari Ini

Saham-saham yang masuk top gainers adalah PT Bukit Darmo Property Tbk (BKDP) melonjak 18,67% di Rp102, PT Alfa Energi Investama Tbk (FIRE) tumbuh 10,95% di Rp304, dan PT Industri dan Perdagangan Bintraco Dharma Tbk (CARS) melejit 7,78% di Rp97. Sedangkan top losers ditempati oleh PT Hexindo Adi Perkasa Tbk (HEXA) tertekan 6,54% di Rp6.075, PT Krida Jaringan Nusantara Tbk (KJEN) turun 6,43% di Rp262, dan PT WIR Asia Tbk (WIRG) melemah 5,99% di Rp408. Tiga saham yang teraktif diperdagangkan adalah PT Gaya Abadi Sempurna Tbk (SLIS), PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM), dam PT Bekasi Asri Pemula Tbk (BAPA).

Baca Juga: Diramal Menguat, Proyeksi Ekonomi Global Berpotensi Hambat Laju IHSG Hari Ini

Sedangkan tiga saham dengan volume terbesar antara lain PT Industri dan Perdagangan Bintraco Dharma Tnk (CARS), PT Gaya Abadi Sempurna Tbk (SLIS), dan PT Bumi Resources Tbk (BUMI), sementara tiga saham dengan nilai transaksi terbesar adalah PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM), dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA).

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IHSG Terjun Bebas 4,52%...
IHSG Terjun Bebas 4,52% Sore Ini, Banyak Saham 'Berdarah-darah'
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Makin Terkapar di Posisi 5.486, Ada 515 Saham Melemah
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
IHSG Makin Parah, Hari...
IHSG Makin Parah, Hari Ini Ditutup Ambles 4,20 Persen ke 5.594
IHSG Kembali Babak Belur...
IHSG Kembali Babak Belur Siang Ini, Nyungsep 2,53% ke 5.692
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
Gurita Konsentrasi Saham...
Gurita Konsentrasi Saham dan Ujian Transparansi Bursa Kita
OJK Sebut Sekuritas...
OJK Sebut Sekuritas Goreng Saham BEBS Raup Untung Rp14,5 Triliun
IHSG Dibuka Melemah...
IHSG Dibuka Melemah di Level 7.620
Rekomendasi
Dari Iran ke Indonesia,...
Dari Iran ke Indonesia, Pesepeda Arezoo Tampil Memukau Lewat Sentuhan Ade Fitri Kirana
Jadi Penasihat Presiden,...
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Tegaskan Buruh Tetap Bisa Demo Sesuai Aturan
Penampakan 2 Tersangka...
Penampakan 2 Tersangka Kasus Kuota Haji Kenakan Rompi Oranye KPK
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved