Libatkan Industri Energi Terbarukan, Indonesia Gelar Pameran Teknologi Smart City
Senin, 03 Oktober 2022 - 23:33 WIB
loading...
Ilustrasi teknologi smart city. FOTO/iStock Photo
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Dalam Negeri melalui Direktorat Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan menggelar Pameran Teknologi Terpadu (Integrated Technology Event/ ITE) 2022 pada 5-7 Oktober 2022 di Jakarta Convention Center (JCC).
Direktur Jenderal Bina Administrasi dan Kewilayahan Kemendagri Safrizal mengatakan, pemerintah bakal menghadirkan percontohan kota cerdas (smart city) di Indonesia. “Ada banyak kota yang ingin berpartisipasi, beberapa di antaranya DKI Jakarta, Banyuwangi, Makassar dan Semarang,” ujarnya di Jakarta, Senin (3/10/2022).
Baca Juga: Pengurus ITB Jakarta Periode 2022-2026 Siap Bersinergi dengan Pemprov DKI
Rangkaian pameran ini akan menjadi kegiatan forum dan expo teknologi internasional untuk sektor berbasis ICT (Information and Communication Technology), IoT (Internet of Things), AI (Artificial Intelligence) untuk memenuhi kebutuhan informasi dan bisnis terkait solusi dan penyedia kota cerdas. Serta sektor pendukung pengelolaan sistem manajemen dan teknologi air bersih, pengelolaan persampahan, limbah dan sistem transportasi cerdas.
“Kita akan lihat pengembangan kerja samanya nanti, tentu ini akan menjadi kewenangan di masing-masing daerah dalam memanfaatkan produk teknologi kota cerdas,” ujarnya.
Direktur Jenderal Bina Administrasi dan Kewilayahan Kemendagri Safrizal mengatakan, pemerintah bakal menghadirkan percontohan kota cerdas (smart city) di Indonesia. “Ada banyak kota yang ingin berpartisipasi, beberapa di antaranya DKI Jakarta, Banyuwangi, Makassar dan Semarang,” ujarnya di Jakarta, Senin (3/10/2022).
Baca Juga: Pengurus ITB Jakarta Periode 2022-2026 Siap Bersinergi dengan Pemprov DKI
Rangkaian pameran ini akan menjadi kegiatan forum dan expo teknologi internasional untuk sektor berbasis ICT (Information and Communication Technology), IoT (Internet of Things), AI (Artificial Intelligence) untuk memenuhi kebutuhan informasi dan bisnis terkait solusi dan penyedia kota cerdas. Serta sektor pendukung pengelolaan sistem manajemen dan teknologi air bersih, pengelolaan persampahan, limbah dan sistem transportasi cerdas.
“Kita akan lihat pengembangan kerja samanya nanti, tentu ini akan menjadi kewenangan di masing-masing daerah dalam memanfaatkan produk teknologi kota cerdas,” ujarnya.
Lihat Juga :