Malaysia Incar Harta Karun RI Terbesar di Dunia, di Sini Lokasinya

Rabu, 05 Oktober 2022 - 10:46 WIB
loading...
Malaysia Incar Harta Karun RI Terbesar di Dunia, di Sini Lokasinya
Malaysia mengincar ladang gas terbesar di Indonesia. FOTO/dok.SINDOnews
A A A
BANDUNG - Petronas perusahaan migas asal Malaysia dikabarkan menjadi peminat baru pengembangan blok East Natuna, yaitu salah satu ladang gas terbesar di Indonesia.

Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Migas (SKK Migas) Dwi Soetjipto mengungkapkan bahwa sudah menerima ketertarikan Petronas tersebut dan akan langsung menjembatani pembicaraan dengan PT Pertamina (Persero) yang merupakan operator di Blok East Natuna.

“Mereka (Petronas) berminat, tapi harus negosiasi ke Pertamina juga,” ungkap Dwi Soetjipto saat ditemui disela menghadiri media gathering di Bandung, Rabu (5/10/2022).

Baca Juga: 5 Sumur Ini Menyimpan Harta Karun Langka, Apa Isinya?

Keterlibatan Pertamina memang jadi syarat wajib yang harus dipenuhi setiap peminat pengembang blok East Natuna. Pemerintah bahkan memberikan penugasan khusus kepada Pertamina untuk kembangkan East Natuna. Sudah lebih dari lima tahun memang tidak ada lagi kelanjutan pengembangan blok East Natuna. Hal ini seiring keputusan ExxonMobil dan PTT EP yang sebelumnya merupakan bagian dari konsorsium East Natuna bersama Pertamina dan PTT EP memilih hengkang dan tidak melanjutkan kerja sama.

Blok East Natuna memiliki kandungan gas yang sangat besar, 222 Tcf initial gas-in-place (IGIP) yang membuatnya menjadi undeveloped gas field terbesar di Asia Tenggara. Namun, kandungan gas yang besar tersebut datang dengan tantangan yang juga besar, dimana kandungan CO2-nya sangat tinggi (lebih dari 70%, merupakan single accumulation CO2 terbesar di dunia).

Dengan kondisi tersebut, Blok East Natuna diperkirakan memiliki sumberdaya kontingen sebesar 46 Tcf, atau hampir sama dengan total cadangan gas Indonesia (55 Tcf 2P di awal 2020).

Selain kandungan CO2 yang tinggi, tantangan lain dari pengembangan blok East Natuna adalah lokasinya yang terpencil; jarak dari Blok East Natuna ke pulau Natuna mencapai 225 km dan jarak ke Pulau Sumatera mencapai 1.000 km.

Menurut Dwi, Petronas jadi salah satu Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) paling aktif di tanah air. Beberapa proyek yang saat ini dikerjakan Petronas misalnya proyek Ketapang, Kemudian Petronas mampu realisasikan tambahan di Lapangan Bukit Tua.

Kemudian baru pengembangan di Blok North Madura, ada lapangan Hidayah. Kemudian Petronas juga ada di Andaman sama Repsol. “Kita juga akan segera dorong kembangkan East Natuna,” ujar Dwi.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1104 seconds (10.177#12.26)