Dukungan Perusahaan Cat Asli Indonesia Hadirkan Karya Kreatif di Kawasan
Rabu, 05 Oktober 2022 - 22:02 WIB
loading...
A
A
A
Menurut dia, Sayembara Kawasan Bundaran Maruga ini merupakan sayembara ke-9 yang didukung oleh PT Propan Raya. Sebelumnya, perseroan pernah berkolaborasi dengan Green Building Council Indonesia (GBCI), Kementerian Pariwisata, Kementerian Perhubungan, dan Badan Ekonomi Kreatif.
“Bagi kami, sayembara ini walaupun scope-nya bukan kementerian, tetapi punya nilai yang istimewa. Karena sayembaranya ini adalah sayembara kawasan. Ini yang luar biasa,” tuturnya.
Sementara itu, dari 108 peserta yang mendaftar Sayembara Kawasan Bundaran Maruga, ada 29 karya yang masuk ke meja panitia. Setelah dilakukan proses seleksi administrasi dan penjurian tertutup, terpilihlah 5 finalis yang masuk seleksi akhir.
Kelima finalis diberi kesempatan yang sama, yakni presentasi pemaparan karya dalam bentuk presentasi ppt dan video. Setelah dilakukan presentasi finalis, tujuh dewan juri diberi kesempatan untuk bertanya, memberi masukan, kritikan, ataupun arahan.
Melalui proses penjurian yang sangat ketat, arsitek Yori Antar selaku ketua Dewan Juri mengumumkan pemenang Sayembara Desain Bundaran Maruga.
“Bukan hal mudah bagi kami para dewan juri memutuskan siapa pemenangnya. Semua finalis termasuk yang mengirimkan karya, luar biasa. Tapi di setiap pertandingan, harus ada pemenangnya,” ucapnya.
Adapun yang terpilih sebagai juara 1 Sayembara Desain Kawasan Bundaran Maruga adalah karya berjudul Blandongan Kota, disusul Selendang Mayang (juara 2) dan Serambi Anggrek (juara 3). Kemudian Jentera Jumantara dan Tarian Kebersamaan di posisi juara harapan 1 dan 2.
Baca juga: Bicara di Forum Ekonomi Kreatif Internasional, Wamenparekraf Angela Dorong Pemulihan Global
“Bagi kami, sayembara ini walaupun scope-nya bukan kementerian, tetapi punya nilai yang istimewa. Karena sayembaranya ini adalah sayembara kawasan. Ini yang luar biasa,” tuturnya.
Sementara itu, dari 108 peserta yang mendaftar Sayembara Kawasan Bundaran Maruga, ada 29 karya yang masuk ke meja panitia. Setelah dilakukan proses seleksi administrasi dan penjurian tertutup, terpilihlah 5 finalis yang masuk seleksi akhir.
Kelima finalis diberi kesempatan yang sama, yakni presentasi pemaparan karya dalam bentuk presentasi ppt dan video. Setelah dilakukan presentasi finalis, tujuh dewan juri diberi kesempatan untuk bertanya, memberi masukan, kritikan, ataupun arahan.
Melalui proses penjurian yang sangat ketat, arsitek Yori Antar selaku ketua Dewan Juri mengumumkan pemenang Sayembara Desain Bundaran Maruga.
“Bukan hal mudah bagi kami para dewan juri memutuskan siapa pemenangnya. Semua finalis termasuk yang mengirimkan karya, luar biasa. Tapi di setiap pertandingan, harus ada pemenangnya,” ucapnya.
Adapun yang terpilih sebagai juara 1 Sayembara Desain Kawasan Bundaran Maruga adalah karya berjudul Blandongan Kota, disusul Selendang Mayang (juara 2) dan Serambi Anggrek (juara 3). Kemudian Jentera Jumantara dan Tarian Kebersamaan di posisi juara harapan 1 dan 2.
Baca juga: Bicara di Forum Ekonomi Kreatif Internasional, Wamenparekraf Angela Dorong Pemulihan Global
Lihat Juga :