Pandemi Tak Halangi Pembangunan Jaringan Transmisi Bawah Tanah di Makassar

Sabtu, 04 Juli 2020 - 20:52 WIB
loading...
Pandemi Tak Halangi...
Pandemi COVID-19 tidak menjadi penghalang bagi PLN untuk melanjutkan pembangunan jaringan transmisi bawah tanah di Kota Makassar. Foto/Istimewa
A A A
MAKASSAR - PLN berkomitmen menghadirkan listrik yang andal di seluruh tanah air. Di tengah pandemi COVID-19, PLN terus melanjutkan pembangunan dua jaringan transmisi bawah tanah atau Saluran Kabel Tegangan Tinggi bertegangan 150 kilovolt (SKTT 150 kV) di Kota Makassar, Sulsel yakni SKTT 150 kV Kima-Daya Baru dan SKTT 150 kV Tanjung Bunga-Bontoala.

“Dengan memperhatikan protokol kesehatan di masa new normal sekarang, kita terus berupaya merampungkan pembangunan dua SKTT ini guna segera meningkatkan mutu, kapasitas jaringan serta optimalisasi sistem kelistrikan di Kota Makassar khususnya dan Sulawesi Selatan pada umumnya,” tutur General Manager PLN Unit Induk Pembangunan Sulawesi Bagian Selatan (UIP Sulbagsel) I Putu Riasa, Sabtu (4/7/2020).

Menurutnya, progres fisik rata-rata kedua pembangunan ini sudah mencapai 70%. Terkait target, SKTT 150 kV Tanjung Bunga - Bontoala diupayakan dapat beroperasi pada Bulan Juli 2020. Sementara SKTT 150 kV Kima-Daya Baru diupayakan rampung pada akhir tahun 2020.

Baca Juga: PLN Bangun 2 Jaringan Transmisi Bawah Tanah di Kota Makassar

“Dua SKTT ini memiliki total lintasan sepanjang 27,57 kilo meter (km), melintasi Kota Makassar dan Kabupaten Maros. SKTT 150 kV Kima – Daya Baru melintasi Kecamatan Moncongloe Kabupaten Maros dan Kecamatan Tamalanrea Kota Makassar dengan lintasan sepanjang 16,47 km. Sementara SKTT 150 kV Tanjung Bunga0Bontoala akan melintasi Kecamatan Makassar, Mamajang dan Tamalate Kota Makassar dengan lintasan sepanjang 11,09 km,” jelas Manager PLN Unit Pelaksana Proyek Pembangkit dan Jaringan Sulawesi Selatan (UPP Kitring Sulsel) Husni Wardana.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Daftar PLTU Terdampak...
Ini Daftar PLTU Terdampak Krisis Pasokan Batu Bara di Pulau Jawa
Terungkap 2 Alasan di...
Terungkap 2 Alasan di Balik Pemadaman Bergilir Pulau Jawa, Dirut PLN Minta Maaf
PLN Lakukan Pemadaman...
PLN Lakukan Pemadaman Bergilir di Pulau Jawa, Ini Penyebabnya
PLN Rombak Jajaran Direksi,...
PLN Rombak Jajaran Direksi, Darmawan Masih Dirut dan Tambah Posisi Wadirut
Harga Batu Bara buat...
Harga Batu Bara buat PLN Bakal Naik, Begini Penjelasan Bahlil
Penjelasan PLN soal...
Penjelasan PLN soal Blackout di Beberapa Wilayah Pulau Jawa
Kritik Pemadaman Listrik,...
Kritik Pemadaman Listrik, Komisi VI DPR: Tidak Boleh Lagi Terjadi
Nestapa Siswi SD di...
Nestapa Siswi SD di Sukabumi, Sudah Belajar 6 Bulan tapi Gagal Tuntaskan Ujian Olimpiade karena Listrik Mati
Buntut Listrik Blackout...
Buntut Listrik Blackout di Pulau Sumatera, PLN Didesak Beri Kompensasi
Rekomendasi
Din Syamsuddin Ungkap...
Din Syamsuddin Ungkap Bung Karno Tokoh Dikagumi Dunia Internasional
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Stabilitas Harga Rupiah...
Stabilitas Harga Rupiah Pasca BI Rate Naik (Lagi)
Berita Terkini
Rosan Lapor Prabowo...
Rosan Lapor Prabowo soal Perampingan 258 BUMN, 300 Pelat Merah Lain Menyusul
Pergantian Direksi Disorot,...
Pergantian Direksi Disorot, Mampukah Kejayaan Pelni Kembali?
IHSG Menghijau di Awal...
IHSG Menghijau di Awal Pekan, Pagi Ini Sentuh Level 6.217
Harga Emas Malas Bergerak...
Harga Emas Malas Bergerak di Posisi Rp2.668.000 per Gram, Intip Daftar Lengkapnya
Dibayangi Outflow Rp4,5...
Dibayangi Outflow Rp4,5 Triliun, IHSG Pekan Ini Diprediksi Bergerak Fluktuatif
Spesial, Investor Patriot...
Spesial, Investor Patriot Bond Dilindungi dari Tuntutan Pidana hingga Pajak
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved