Ekonom Ramal Penurunan Kegiatan Usaha Akan Berlanjut di Kuartal II

Selasa, 14 April 2020 - 07:44 WIB
loading...
Ekonom Ramal Penurunan...
Penurunan kegiatan dunia usaha sebagai dampak virus corona diprediksi akan terus berlanjut pada kuartal II/2020. Foto/Ilustrasi
A A A
Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudistira menilai penurunan kegiatan dunia usaha sebagai dampak virus corona (Covid-19) akan terus berlanjut pada kuartal II tahun ini.

Sebagai informasi Bank Indonesia (BI) mencatat Survei Kegiatan Dunia Usaha (SKDU) mengindikasikan bahwa kegiatan dunia usaha menurun pada kuartal I/2020. Hal ini tercermin dari nilai Saldo Bersih Tertimbang (SBT) pada kuartal I/2020 sebesar -5,56%, turun cukup dalam dibandingkan 7,79% pada kuartal IV/2019.

"Diperkirakan akan berlanjut pada kuartal II, dan ini mulai terkonfirmasi oleh Purchasing Managers' Index (PMI) manufaktur yang terus turun dibawah level 50. Artinya, pelaku industri dalam jangka menengah setidaknya menahan ekspansi," ujar Bhima saat dihubungi SINDOnews di Jakarta, Senin (13/4/2020).

Dia melanjutkan, ada kekhawatiran corona memperlemah daya beli masyarakat sepanjang semester I/2020. Gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang terus meningkat dan tekanan meningkatnya biaya bahan baku akibat pelemahan kurs rupiah berdampak pada optimisme dunia usaha. "Jadi penurunan akan terus berlanjut," imbuhnya.

Sementara itu, ekonom CORE Piter Abdullah mengatakan, kegiatan dunia usaha akan turun lebih dalam karena semakin luasnya penyebaran wabah. "Semakin banyak sektor ekonomi yang terdampak," ucapnya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
Solusi Logistik Modern:...
Solusi Logistik Modern: Kunci Sukses Bisnis Tekan Biaya dan Efisiensi Operasional
Optimisme Fiskal di...
Optimisme Fiskal di Tengah Warning Sign Ekonomi, Pemerintah Perlu Pulihkan Trust Market
Di Luar Prediksi, Ekonomi...
Di Luar Prediksi, Ekonomi Singapura Tumbuh 6% Kuartal I-2026
BUMN Berkontribusi Dongkrak...
BUMN Berkontribusi Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
Bantah The Economist,...
Bantah The Economist, Ekonom : Kondisi Indonesia Relatif Lebih Baik
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Rekomendasi
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
Nunggak Bayar Sewa Indekos,...
Nunggak Bayar Sewa Indekos, Motor Teman Diembat
Mengapa Muharram Menjadi...
Mengapa Muharram Menjadi Awal Tahun Baru Hijriah?
Berita Terkini
DPR Solid Tolak Aturan...
DPR Solid Tolak Aturan Kemasan Polos Produk Tembakau dari Kemenkes
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved