Barat Ingin Tetapkan Batas Harga Minyak Rusia, Moskow: Tidak Akan Berhasil!
Jum'at, 14 Oktober 2022 - 14:26 WIB
loading...
Rusia meyakini upaya Barat mematok batas untuk harga minyaknya tak akan berhasil. Foto/Ilustrasi/Reuters
A
A
A
JAKARTA - Rusia menegaskan bahwa upaya menetapkan batas harga minyak mentah dari negara-negara tertentu tidak akan berhasil. Pasalnya, harga minyak ditentukan oleh keseimbangan pasokan dan permintaan di seluruh dunia.
Hal itu ditegaskan Wakil Perdana Menteri Rusia Aleksandr Novak terkait rencana Amerika Serikat (AS) dan sekutunya menetapkan batas atas harga minyak Rusia. Kendati belum ada angka pasti, diketahui Barat menginginkan batas tertinggi harga minyak Rusia ditetapkan sebesar USD60 per barel.
Baca Juga: Nekat Beli Minyak Rusia, AS Ancam Berikan Sanksi
"Tidak jelas dari mana angka ini berasal. Mereka dapat mengatakan apa pun yang mereka inginkan, tapi harga dibentuk dengan metode pasar berdasarkan keseimbangan penawaran dan permintaan," tegas Novak di Russian Energy Week, seperti dikutip dari RT.com, Jumat (14/10/2022).
Pejabat tinggi Kremlin tersebut menambahkan bahwa Moskow tidak akan memasok energi ke negara-negara yang mengadopsi kebijakan perdagangan yang bertentangan dengan ketentuan kontrak minyak dan gas yang ada.
Hal itu ditegaskan Wakil Perdana Menteri Rusia Aleksandr Novak terkait rencana Amerika Serikat (AS) dan sekutunya menetapkan batas atas harga minyak Rusia. Kendati belum ada angka pasti, diketahui Barat menginginkan batas tertinggi harga minyak Rusia ditetapkan sebesar USD60 per barel.
Baca Juga: Nekat Beli Minyak Rusia, AS Ancam Berikan Sanksi
"Tidak jelas dari mana angka ini berasal. Mereka dapat mengatakan apa pun yang mereka inginkan, tapi harga dibentuk dengan metode pasar berdasarkan keseimbangan penawaran dan permintaan," tegas Novak di Russian Energy Week, seperti dikutip dari RT.com, Jumat (14/10/2022).
Pejabat tinggi Kremlin tersebut menambahkan bahwa Moskow tidak akan memasok energi ke negara-negara yang mengadopsi kebijakan perdagangan yang bertentangan dengan ketentuan kontrak minyak dan gas yang ada.
Lihat Juga :