Waspada La Nina, Pemerintah Diminta Amankan Sektor Pangan

Jum'at, 14 Oktober 2022 - 15:08 WIB
loading...
Waspada La Nina, Pemerintah...
Pemeritah diminta waspadai fenomena La Nina di sektor pangan. FOTO/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pemerintah diminta waspada fenomena La Nina di Indonesia hingga Februari tahun depan. La Nina yang umumnya dikaitkan dengan ancaman bencana banjir bandang dan tanah longsor dikhawatirkan berpengaruh terhadap ketahanan pangan.

"Fenomena La Nina perlu diwaspadai, sebab berpotensi menurunkan hasil produksi pangan. Jika tidak ini kita bisa jatuh tertimpa tangga," ujar Ketua Umum Asosiasi Bank Benih dan Teknologi Tani Indonesia (AB2TI) Dwi Andreas Santosa dalam acara Market Review IDX Channel, Jumat (14/10/2022).

Baca Juga: Sri Mulyani Sebut Dunia Bisa Porak Poranda, Sebahaya Apa Badai Krisis Global?

Menurut dia selain fenomena iklim juga perlu evaluasi proyek food estate atau lumbung pangan. Persoalan pangan di Indonesia merupkan tanggung jawab bersama, lebih kepada keragaman pangan, ketimpangan nasib petani, serta distribusi kebutuhan tani.

Lumbung pangan diharapkan benar-benar mampu menyejahterakan Petani. "Seringkali pemerintah itu gamang terkait hal ini, seolah-olah pemerintah yang punya lahan dan pemerintah yang menggarap," ujarnya.

Baca Juga: PBB: Krisis Global Sebabkan Kelaparan di Seluruh Afrika

Tak hanya itu, stok beras juga perlu diperhatikan untuk mencukupi kebutuhan masyarakat. Guru Besar Pertanian Institut Pertanian Bogor (IPB) ini menyatakan stok beras di Bulog yang hanya mencapai 745 ribu ton masih berbahaya karena stok minimum paling tidal 1,5 juta ton untuk menghadapi krisis global saat ini. "Pemerintah harus memiliki politik anggaran yang jelas untuk mendukung sektor pangan," tandasnya.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dirut Perkebunan Nusantara...
Dirut Perkebunan Nusantara III Dorong Pemuda Jadi Motor Transformasi Perkebunan
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Program CID
Sinergi Polri-Swasta...
Sinergi Polri-Swasta Dorong Ketahanan Pangan dan Ekonomi Daerah
Kalimantan Selatan Jaga...
Kalimantan Selatan Jaga Stabilitas Pangan di Tengah Tekanan Inflasi
Cadangan Beras Hampir...
Cadangan Beras Hampir Tembus 5 Juta Ton, Bukti Nyata Perkuat Ketahanan Pangan
Cadangan Beras Pemerintah...
Cadangan Beras Pemerintah Menuju 5 Juta Ton, Mentan Amran: Aman 11 Bulan ke Depan
Pemprov Papua Selatan:...
Pemprov Papua Selatan: PSN Wanam Buka Lapangan Pekerjaan dan Tingkatkan Kesejahteraan
Peneliti MPSI: PSN Wanam...
Peneliti MPSI: PSN Wanam Jadi Penggerak Kemajuan Papua Selatan dan Ketahanan Pangan
Gelar Rakernas di Yogyakarta,...
Gelar Rakernas di Yogyakarta, APJI Perkuat Kolaborasi dan Profesionalisme
Rekomendasi
Poco F8 Ultra Kembali...
Poco F8 Ultra Kembali Dijual di Indonesia: HP Gaming Buas dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5
Terima Suap Rp15 Juta...
Terima Suap Rp15 Juta dan Urus Perkara, Hakim PN Cilacap Dipecat
5 Fakta Krisis Timur...
5 Fakta Krisis Timur Tengah Membara, Apache Ditembak Jatuh hingga 3 Negara Arab Dirudal Iran
Berita Terkini
Otto Media Grup Kolaborasi...
Otto Media Grup Kolaborasi Sadewi Essential Care, Perkuat Integrasi Brand-Rantai Pasok
Binus School dan Damai...
Binus School dan Damai Indah Golf Sinergi Perkuat Pengembangan Soft Skill Siswa
Permintaan Minyak Dunia...
Permintaan Minyak Dunia Diramal Turun 1,1 Juta Barel per Hari di 2026
Centrepark Perkuat Penerapan...
Centrepark Perkuat Penerapan Parkir Cashless di Properti Komersial Indonesia
Industri Aset Digital...
Industri Aset Digital Dorong Penguatan Ekosistem Hospitality Bandara
Solusi Atasi Sampah...
Solusi Atasi Sampah Laut, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Hadirkan Kapal Pintar ke Pesisir Bali
Infografis
Bersiap Perang, 450...
Bersiap Perang, 450 Juta Warga Uni Eropa Diminta Timbun Makanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved