Sri Mulyani Sebut Dunia Bisa Porak Poranda, Sebahaya Apa Badai Krisis Global?

Jum'at, 14 Oktober 2022 - 11:24 WIB
loading...
Sri Mulyani Sebut Dunia...
Menteri Keuangan Sri Mulyani konferensi pers pertemuan Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral Negara anggota G20 di Washington DC, AS. FOTO/Tangkapan Layar Youtube/dok.BI
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan dunia dalam bahaya dan bersiap menghadapi badai krisis ekonomi global. Penyebabnya adalah pandemi yang belum berakhir diperparah perang Rusia dan Ukraina menjadi penyebab krisis pangan dan energi sehingga menimbulkan gejolak inflasi hampir semua negara. Pertumbuhan ekonomi hampir semua negara mengalami kontraksi.

"Situasi global yang kompleks karena tidak hanya faktor ekonomi tetapi juga faktor geopolitik yang membutuhkan lebih banyak kerja sama, koordinasi dan sinkronisasi kebijakan," ujar Sri Mulyani dalam konferensi pers pertemuan Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral Negara anggota G20 di Washington DC, Amerika Serikat (AS) disiarkan melalui Youtube Bank Indonesia, Jumat (14/10/2022).

Baca Juga: IMF Puji Ekonomi RI, Begini Reaksi Sri Mulyani

Menurut dia tantangan ekonomi global yang kompleks tidak dapat diselesaikan satu negara atau berbagai negara yang bertindak sendiri. Dibutuhkan tindakan kolektif dari kelompok yang terdiri dari 85% ekonomi dunia melalui beragam perwakilan di berbagai negara untuk memastikan semua suara didengar.

Sri Mulyani pun berharap Presidensi G20 Indonesia mampu menavigasi dan menjaga keutuhan para anggota dalam menyelesaikan masalah-masalah terpenting yang dihadapi ekonomi dunia dengan semangat kerja sama, kolaborasi, dan konsensus.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
BI Sangkal Cadangan...
BI Sangkal Cadangan Devisa Terkuras, Masih di Atas Standar IMF
Bos IMF Peringatkan...
Bos IMF Peringatkan Dunia Tak Akan Pernah Normal Lagi: Bersiap Hadapi Gelombang Krisis Baru
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
Rekor Terburuk Lagi,...
Rekor Terburuk Lagi, Rupiah Tembus Rp18.187 per Dolar AS Sore Ini
Heboh Sell Indonesia...
Heboh 'Sell Indonesia' saat Rupiah-IHSG Terpuruk, Muncul Sosok Lama Bikin Kepercayaan Runtuh
Krisis Ekonomi China...
Krisis Ekonomi China Dorong Media CCTV Masuk ke Bisnis E-commerce
Mitigasi Krisis
Mitigasi Krisis
Perundingan AS dan Iran...
Perundingan AS dan Iran Terhenti, Dunia Akan Terus Terguncang
Rekomendasi
Adhyaksa FC Pindah Homebase...
Adhyaksa FC Pindah Homebase ke Kalimantan Tengah, Buka Peluang Ganti Nama Jadi Kalteng FC
Tim Hukum Merah Putih:...
Tim Hukum Merah Putih: Tawaran RJ untuk Roy Suryo dan Dokter Tifa Bukan Ajakan Jokowi
Messi Pecahkan Rekor...
Messi Pecahkan Rekor Gol Piala Dunia, Argentina Ungguli Austria di Babak Pertama
Berita Terkini
Jaga HET MinyaKita di...
Jaga HET MinyaKita di Angka Rp15.700 per Liter, Istana Buka Suara
Indonesia, Swiss, dan...
Indonesia, Swiss, dan UNDP Luncurkan Fase Baru Transformasi Lanskap Berkelanjutan di Indonesia
Perkuat Layanan Digital...
Perkuat Layanan Digital melalui Care+, LGI Hadirkan Fitur Wellness
Pasokan Seret Batu Bara...
Pasokan Seret Batu Bara Picu Pemadaman Listrik, Legislator Soroti Lambannya Persetujuan RKAB
MyPertamina Gelar Program...
MyPertamina Gelar Program Pesta Bola, Tingkatkan Engagement melalui Ekosistem Digital
Dorong Ekonomi Desa...
Dorong Ekonomi Desa Binaan, Program Genera-Z Berbakti BCA Siap Masuki Fase Implementasi
Infografis
Jerman Persiapkan Anak-anak...
Jerman Persiapkan Anak-anak Hadapi Krisis Perang Dunia III
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved