Sri Mulyani dan Menkeu Spanyol Bahas Masalah Subsidi
Sabtu, 15 Oktober 2022 - 21:00 WIB
loading...
Sri Mulyani bersama sejawatnya dari Spanyol. Nadia Calvino. Foto/SMI
A
A
A
JAKARTA - Masih dalam suasana hangat pasca-berakhirnya The 4th FMCBG kemarin, Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Deputy Prime Minister of Spain dan Minister for Economy and Digitalization Nadia Calvino melakukan pertemuan bilateral di Washington DC, Amerika Serikat.
Baca juga: Lembaga Pemeringkat Utang Beri Pujian Sekaligus Peringatan buat Indonesia
Menteri Nadia menilai Indonesia berhasil dalam menangani G20 di tengah tensi tinggi politik global dan meminta berbagi pengalaman cara menangani dinamika perbedaan pendapat di G20. Dalam proses membangun konsensus, delegasi G20 berkesempatan menjalin komunikasi yang baik dan penuh persahabatan. Proses itulah yang menciptakan hubungan antar-negara menjadi lebih solid.
"Kami juga berdiskusi mengenai kelanjutan G20. Menteri Nadia menyampaikan harapan agar pertemuan Summit G20 pada bulan November nanti dapat menghasilkan rekomendasi yang solutif bagi dunia," ungkap Sri dalam akun Instagramnya @smindrawati pada Sabtu (15/10/2022).
Mereka juga membahas mengenai kondisi ekonomi global dan exit strategy yang harus dilakukan agar negara tidak terjebak dalam lingkaran tak berujung (vicious cycle). Misalnya, subsidi yang harus lebih ditujukan kepada kelompok yang memang layak mendapatkan subsidi.
Baca juga: Lembaga Pemeringkat Utang Beri Pujian Sekaligus Peringatan buat Indonesia
Menteri Nadia menilai Indonesia berhasil dalam menangani G20 di tengah tensi tinggi politik global dan meminta berbagi pengalaman cara menangani dinamika perbedaan pendapat di G20. Dalam proses membangun konsensus, delegasi G20 berkesempatan menjalin komunikasi yang baik dan penuh persahabatan. Proses itulah yang menciptakan hubungan antar-negara menjadi lebih solid.
"Kami juga berdiskusi mengenai kelanjutan G20. Menteri Nadia menyampaikan harapan agar pertemuan Summit G20 pada bulan November nanti dapat menghasilkan rekomendasi yang solutif bagi dunia," ungkap Sri dalam akun Instagramnya @smindrawati pada Sabtu (15/10/2022).
Mereka juga membahas mengenai kondisi ekonomi global dan exit strategy yang harus dilakukan agar negara tidak terjebak dalam lingkaran tak berujung (vicious cycle). Misalnya, subsidi yang harus lebih ditujukan kepada kelompok yang memang layak mendapatkan subsidi.
Lihat Juga :