Siasati Harga Sembako, Mak Ganjar Ajak Warga Tanam Cabai Sendiri
Kamis, 20 Oktober 2022 - 16:30 WIB
loading...
Mak Ganjar menggelar program Petik Masak dengan mengajak masyarakat menanam 400 pohon cabai di Lubang Buaya, Jakarta Timur. FOTO/dok.Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Relawan Ganjar Pranowo ikut meringankan beban warga di tengah melonjaknya harga sembako. Mak Ganjar menggelar program Petik Masak dengan mengajak masyarakat menanam 400 pohon cabai di Lubang Buaya, Jakarta Timur.
Koordinator Mak Ganjar Jakarta Timur, Tuti, mengatakan antusias warga Lubang Buaya sangat tinggi. Mereka mengikuti pelatihan sampai dengan cara menanam.
"Alhamdulillah warga benar-benar semangat semuanya, mereka senang mengikuti program ini. Kegiatan hari ini berjalan lancar, semua bibit cabai yang dibagikan hari ini ada 400 bibit cabai lengkap dengan pot dan media tanam," ujar Tuti di sela penanaman bibit cabai, di Lubang Buaya, Jakarta Timur, Kamis (20/10/2022).
Baca Juga: Relawan Srikandi Ganjar Jatim Ajak Perempuan Berani Memulai Usaha
Ia berharap dengan bantuan ini warga bisa mandiri membantu perekonomian dan kebutuhan dapur. "Targetnya supaya masyarakat bisa mandiri secara ekonomi, harga cabai kan gak turun-turun, jadi mudah-mudahan bisa meningkatkan sedikit beban," jelas Tuti.
Koordinator Mak Ganjar Jakarta Timur, Tuti, mengatakan antusias warga Lubang Buaya sangat tinggi. Mereka mengikuti pelatihan sampai dengan cara menanam.
"Alhamdulillah warga benar-benar semangat semuanya, mereka senang mengikuti program ini. Kegiatan hari ini berjalan lancar, semua bibit cabai yang dibagikan hari ini ada 400 bibit cabai lengkap dengan pot dan media tanam," ujar Tuti di sela penanaman bibit cabai, di Lubang Buaya, Jakarta Timur, Kamis (20/10/2022).
Baca Juga: Relawan Srikandi Ganjar Jatim Ajak Perempuan Berani Memulai Usaha
Ia berharap dengan bantuan ini warga bisa mandiri membantu perekonomian dan kebutuhan dapur. "Targetnya supaya masyarakat bisa mandiri secara ekonomi, harga cabai kan gak turun-turun, jadi mudah-mudahan bisa meningkatkan sedikit beban," jelas Tuti.
Lihat Juga :