Antisipasi Krisis di 2023, Simak Webinar tentang Resesi Global dan Dampaknya terhadap Investasi
Sabtu, 22 Oktober 2022 - 16:05 WIB
loading...
MNC Asset Management akan mengadakan webinar bertajuk Kemungkinan Resesi Global dan Dampaknya terhadap Investasi pada Senin, 31 Oktober 2022 pukul 15.00 – 17.00 WIB. Foto/MNC Media
A
A
A
JAKARTA - Belakangan ini masyarakat diresahkan dengan kabar bahwa pada tahun depan dunia akan dilanda resesi ekonomi global yang berkepanjangan.
Bahkan, seperti banyak diberitakan, krisis yang mungkin terjadi di 2023 nanti akan lebih mengerikan daripada yang terjadi pada 2008 silam.
Dana Moneter Internasional (IMF) meramalkan bahwa perekonomian dunia akan gelap. Hal ini juga disampaikan oleh Presiden Joko Widodo . IMF memprediksi pada tahun 2023 pertumbuhan ekonomi global sebesar 2,7% atau 0,2 basis poin lebih rendah dari prediksi yang dikeluarkan sebelumnya.
IMF juga menyebut ekonomi dunia menuju keterpurukan. Lembaga keuangan global itu pun menurunkan proyeksi pertumbuhan global untuk tahun depan dan memperingatkan resesi dunia yang keras jika pembuat kebijakan salah menangani perang melawan inflasi.
Kabarisu resesi tahun 2023 mendatang memang menjadi momok yang menakutkan untuk sebagian orang. Begitupun dengan iklim pasar modal Indonesia, resesi akan berdampak pada tekanan peningkatan penjualan saham yang disebabkan keluarnya dana asing di tengah tren kenaikan suku bunga.
Baca juga: Suku Bunga BI Dikerek 50 Bps Jadi 4,75%, Ekonom Ramal Bakal Lanjut hingga 2023
Menanggapi hal tersebut, PT MNC Kapital Indonesia Tbk melalui salah satu unit bisnisnya yaitu MNC Asset Management, berkolaborasi dengan Perencana Keuangan sekaligus Founder Finansialku.com Melvin Mumpuni, akan mengadakan webinar bertajuk “Kemungkinan Resesi Global dan Dampaknya terhadap Investasi” pada Senin, 31 Oktober 2022 pukul 15.00 – 17.00 WIB.
Bahkan, seperti banyak diberitakan, krisis yang mungkin terjadi di 2023 nanti akan lebih mengerikan daripada yang terjadi pada 2008 silam.
Dana Moneter Internasional (IMF) meramalkan bahwa perekonomian dunia akan gelap. Hal ini juga disampaikan oleh Presiden Joko Widodo . IMF memprediksi pada tahun 2023 pertumbuhan ekonomi global sebesar 2,7% atau 0,2 basis poin lebih rendah dari prediksi yang dikeluarkan sebelumnya.
IMF juga menyebut ekonomi dunia menuju keterpurukan. Lembaga keuangan global itu pun menurunkan proyeksi pertumbuhan global untuk tahun depan dan memperingatkan resesi dunia yang keras jika pembuat kebijakan salah menangani perang melawan inflasi.
Kabarisu resesi tahun 2023 mendatang memang menjadi momok yang menakutkan untuk sebagian orang. Begitupun dengan iklim pasar modal Indonesia, resesi akan berdampak pada tekanan peningkatan penjualan saham yang disebabkan keluarnya dana asing di tengah tren kenaikan suku bunga.
Baca juga: Suku Bunga BI Dikerek 50 Bps Jadi 4,75%, Ekonom Ramal Bakal Lanjut hingga 2023
Menanggapi hal tersebut, PT MNC Kapital Indonesia Tbk melalui salah satu unit bisnisnya yaitu MNC Asset Management, berkolaborasi dengan Perencana Keuangan sekaligus Founder Finansialku.com Melvin Mumpuni, akan mengadakan webinar bertajuk “Kemungkinan Resesi Global dan Dampaknya terhadap Investasi” pada Senin, 31 Oktober 2022 pukul 15.00 – 17.00 WIB.
Lihat Juga :