Realisasi Jargas hingga Juni 2020 Capai 127.864 Rumah Tangga
Senin, 06 Juli 2020 - 17:27 WIB
loading...
A
A
A
"Jika penduduk Indonesia 260 juta jiwa, kemudian kami berasumsi satu rumah dihuni 4 orang, kurang lebih satu rumah berarti 60 juta. Jadi 537.000 sambungan itu masih kira kira 0,9% atau 1% saja yang menikmati," paparnya.
Dia melanjutkan, jargas PGN sudah tersebar di 17 provinsi dari 34 provinsi atau sekitar 50% di seluruh Indonesia. "Jadi kurang lebih 50%. Untuk kabupaten dan kotanya ada 60 dari 514 kurang lebih 10-11%. Panjang jaringan infrastruktur yang terbangun 3.838 km. Wilayahnya sudah membentang dari Aceh sampai Papua," jelasnya.
Suko melanjutkan, proyek jargas rumah tangga telah memberikan penghematan di segala sektor. Dengan menggunakan jargas, belanja masyarakat bisa berhemat hingga Rp300 miliar per tahun.
"Penghematan belanja masyarakat selisih antara mereka beli elpiji dengan jaringan rumah tangga kurang lebih Rp300 miliar per tahun dan juga penghematan subsisdi elpiji bisa mencapai Rp3,3 triliun per tahun," tandasnya.
Dia melanjutkan, jargas PGN sudah tersebar di 17 provinsi dari 34 provinsi atau sekitar 50% di seluruh Indonesia. "Jadi kurang lebih 50%. Untuk kabupaten dan kotanya ada 60 dari 514 kurang lebih 10-11%. Panjang jaringan infrastruktur yang terbangun 3.838 km. Wilayahnya sudah membentang dari Aceh sampai Papua," jelasnya.
Suko melanjutkan, proyek jargas rumah tangga telah memberikan penghematan di segala sektor. Dengan menggunakan jargas, belanja masyarakat bisa berhemat hingga Rp300 miliar per tahun.
"Penghematan belanja masyarakat selisih antara mereka beli elpiji dengan jaringan rumah tangga kurang lebih Rp300 miliar per tahun dan juga penghematan subsisdi elpiji bisa mencapai Rp3,3 triliun per tahun," tandasnya.
(fai)
Lihat Juga :