Optimalkan Pemanfaatan Teknologi Digital, Bank Sampoerna Pacu Pertumbuhan UMKM
Jum'at, 28 Oktober 2022 - 23:34 WIB
loading...
A
A
A
“Pinjaman yang disalurkan sepanjang sembilan bulan pertama tahun 2022 mencapai lebih dari Rp6 triliun, atau meningkat hampir 60 persen dibandingkan pinjaman yang disalurkan pada periode yang sama tahun 2021," kata Henky, Jumat (28/20/2022).
Namun demikian, lanjut dia, dengan penyaluran pinjaman yang relatif rendah di tahun 2021 peningkatan outstanding loan per akhir September 2022 relatif lebih moderat atau sebesar 15,5 persen menjadi Rp9,2 triliun dibandingkan dengan angka per akhir September 2021. "Dari jumlah tersebut, sekitar 40 persen pinjaman diberikan secara langsung ke UMKM,” ujarnya.
Lanjut Henky, pemanfaatan teknologi digital dan kolaborasi yang terus dilakukan Bank Sampoerna juga mengantar pelaku UMKM masuk dalam ekosistem digital. Pelaku usaha dapat memanfaatkan berbagai kemudahan dan peluang demi meningkatkan transaksi usaha.
Penggunaan aplikasi Sampoerna Mobile Merchant, misalnya. Cukup dengan memanfaatkan aplikasi ini dan membuka rekening Sampoerna Mobile Saving secara online, pengusaha UMKM dapat menerima pembayaran menggunakan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) dari bank ataupun dompet digital mana pun. Baca juga: Dukung Pemulihan Ekonomi, Maucash Bantu UMKM di Daerah Bangkit dengan MauModal
"Semakin dimanfaatkannya teknologi digital terlihat antara lain dari naiknya nilai transaksi virtual account yang difasilitasi Bank Sampoerna. Sepanjang sembilan bulan pertama tahun 2022 tercatat senilai hampir Rp60 triliun, meningkat lebih dari 40 persen dari nilai transaksi pada periode yang sama tahun 2021," ujarnya.
Namun demikian, lanjut dia, dengan penyaluran pinjaman yang relatif rendah di tahun 2021 peningkatan outstanding loan per akhir September 2022 relatif lebih moderat atau sebesar 15,5 persen menjadi Rp9,2 triliun dibandingkan dengan angka per akhir September 2021. "Dari jumlah tersebut, sekitar 40 persen pinjaman diberikan secara langsung ke UMKM,” ujarnya.
Lanjut Henky, pemanfaatan teknologi digital dan kolaborasi yang terus dilakukan Bank Sampoerna juga mengantar pelaku UMKM masuk dalam ekosistem digital. Pelaku usaha dapat memanfaatkan berbagai kemudahan dan peluang demi meningkatkan transaksi usaha.
Penggunaan aplikasi Sampoerna Mobile Merchant, misalnya. Cukup dengan memanfaatkan aplikasi ini dan membuka rekening Sampoerna Mobile Saving secara online, pengusaha UMKM dapat menerima pembayaran menggunakan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) dari bank ataupun dompet digital mana pun. Baca juga: Dukung Pemulihan Ekonomi, Maucash Bantu UMKM di Daerah Bangkit dengan MauModal
"Semakin dimanfaatkannya teknologi digital terlihat antara lain dari naiknya nilai transaksi virtual account yang difasilitasi Bank Sampoerna. Sepanjang sembilan bulan pertama tahun 2022 tercatat senilai hampir Rp60 triliun, meningkat lebih dari 40 persen dari nilai transaksi pada periode yang sama tahun 2021," ujarnya.
(don)
Lihat Juga :