Di Tengah Tekanan Ekonomi Global, TPIA Raih Pendapatan Rp29,4 Triliun
Senin, 31 Oktober 2022 - 22:19 WIB
loading...
A
A
A
Suryandi menegaskan, dalam masa yang tidak pasti ini, perseroan terus mempertahankan kebijakan keuangan yang hati-hati untuk mengatasi volatilitas sambil mempertahankan neraca yang kuat, dengan liquidity pool sebesar USD2.285,9 juta yang terdiri dari USD1.144,4 juta kas dan setara kas, USD798,8 juta surat berharga, dan USD342,7 juta fasilitas committed revolving credit yang tersedia.
"Fundamental yang kokoh menempatkan Chandra Asri pada posisi yang kuat untuk menavigasi melalui ketidakpastian yang sedang berlangsung dan untuk menangkap peluang yang muncul," jelas Suryandi dalam keterangannya, Senin (31/10/2022).
Baca juga: PKB: Ada Parpol Ingin Bergabung Jadi Alasan Deklarasi Capres 2024 Belum Diumumkan
Selama kuartal ketiga, perseroan telah melunasi seluruh sisa pinjaman JBIC untuk merampingkan komitmen keuangan dan menyelaraskan persyaratan fasilitas pembiayaan yang ada. Perseroan juga terus mendapat dukungan kuat dari pasar modal dengan kelebihan pemesanan (oversubscription) atas penerbitan obligasi senilai Rp2 triliun dan kesuksesan pelaksanaan pemecahan saham dengan rasio 1:4 untuk meningkatkan likuiditas saham.
"Fundamental yang kokoh menempatkan Chandra Asri pada posisi yang kuat untuk menavigasi melalui ketidakpastian yang sedang berlangsung dan untuk menangkap peluang yang muncul," jelas Suryandi dalam keterangannya, Senin (31/10/2022).
Baca juga: PKB: Ada Parpol Ingin Bergabung Jadi Alasan Deklarasi Capres 2024 Belum Diumumkan
Selama kuartal ketiga, perseroan telah melunasi seluruh sisa pinjaman JBIC untuk merampingkan komitmen keuangan dan menyelaraskan persyaratan fasilitas pembiayaan yang ada. Perseroan juga terus mendapat dukungan kuat dari pasar modal dengan kelebihan pemesanan (oversubscription) atas penerbitan obligasi senilai Rp2 triliun dan kesuksesan pelaksanaan pemecahan saham dengan rasio 1:4 untuk meningkatkan likuiditas saham.
(uka)
Lihat Juga :