Babak Belur, Wall Street Ambrol 4 Hari Beruntun Gegara The Fed

Jum'at, 04 November 2022 - 07:44 WIB
loading...
Babak Belur, Wall Street...
Wall Street kembali ditutup melemah 4 hari beruntun pada perdagangan Kamis (3/11/2022) waktu setempat. FOTO/Reuters
A A A
JAKARTA - Wall Street kembali ditutup melemah 4 hari beruntun pada perdagangan Kamis (3/11/2022) waktu setempat. Hal itu karena data ekonomi tidak banyak mengubah ekspektasi Federal Reserve akan terus menaikkan suku bunga lebih lama dari yang diperkirakan sebelumnya.

Mengutip Reuters, Dow Jones Industrial Average (.DJI) turun 146,51 poin, atau 0,46%, menjadi 32.001,25, S&P 500 (.SPX) kehilangan 39,8 poin, atau 1,06%, menjadi 3.719,89 dan Nasdaq Composite (.IXIC) turun 181,86 poin, atau 1,73%, menjadi 10.342,94.

Menyusul pernyataan Federal Reserve pada hari Rabu, komentar dari Ketua Fed Jerome Powell bahwa sangat prematur untuk menghentikan kenaikan suku bunga membuat saham terkoreksi karena imbal hasil obligasi AS dan dolar AS naik, sebuah pola yang berlanjut hingga Kamis.

Data ekonomi pada hari Kamis juga menunjukkan pasar tenaga kerja yang terus tetap kuat, meskipun laporan terpisah menunjukkan pertumbuhan di sektor jasa melambat pada Oktober, menjaga The Fed pada jalur kenaikan suku bunga yang agresif.

"Bertahun-tahun yang lalu tugas The Fed adalah mengambil alih pukulan dan keseimbangan itu selalu merupakan transisi yang sangat sulit, Anda ingin ekonomi melambat untuk menjaga inflasi agar tidak lepas kendali, tetapi Anda ingin pendapatan yang cukup untuk mendukung harga saham," kata Rick Meckler, mitra di Cherry Lane Investments di New Vernon, New Jersey.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
IHSG Makin Parah, Hari...
IHSG Makin Parah, Hari Ini Ditutup Ambles 4,20 Persen ke 5.594
IHSG Kembali Babak Belur...
IHSG Kembali Babak Belur Siang Ini, Nyungsep 2,53% ke 5.692
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
IHSG Berakhir Longsor...
IHSG Berakhir Longsor 1,70% ke Posisi 5.839, Ada 651 Saham Berjatuhan
IHSG Kebakaran, Rontok...
IHSG 'Kebakaran', Rontok 3,58% ke 5.734 Siang Ini
IHSG Dibuka Melemah...
IHSG Dibuka Melemah di Level 7.620
IHSG Nyungsep 9,19 Persen,...
IHSG Nyungsep 9,19 Persen, BEI Lakukan Trading Halt
IHSG Menghijau di Awal...
IHSG Menghijau di Awal Tahun 2025
Rekomendasi
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
Ajakan Tobat Ekologis...
Ajakan Tobat Ekologis Menteri Jumhur Sangat Tepat dan Relevan
Israel Bombardir Markas...
Israel Bombardir Markas Besar Hizbullah di Beirut
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved