Pilihan Saham Menarik untuk Awal Pekan Depan, Ada PGAS hingga SMBR
Minggu, 06 November 2022 - 12:10 WIB
loading...
A
A
A
"Kalau saya lihat pergerakan PGAS itu masih bisa bergerak uptrend ya, walaupun sempet bergerak di zona merah, tapi akhirnya bisa bergerak rebound lagi naik dan tutup ada di zona hijau dan dia rebound-nya persis di atas garis MA20. Jadi, bisa kita asumsikan pergerakan PGAS masih solid untuk bergerak naik atau di dalam uptrend channel-nya," terang Ajie.
Beranjak ke emiten consumer, saham MYOR bergerak dalam potensi membentuk pola continuation bullish flag. Sehingga, berpotensi akan bergerak semakin menguat.
"Pergerakan Mayora sudah cukup naik signifikan dari di bulan September sempat di angka 1.760 dan sekarang sudah diatas angka 20.400. Harusnya dengan potensi continuation bullish flag tadi dia untuk menyentuh angka 2.600 sangat mungkin," jelas dia.
Baca juga: BEI: Jumlah Investor Pasar Modal Indonesia Tembus 10 Juta
Kemudian untuk perbankan big caps yang terpantau sudah mengalami penguatan signifikan dan perbankan lainnya sudah menembus level tertinggi sepanjang masa, pergerakan sahamnya juga kadang tak seirama.
Ajie mengaku lebih memilih BBRI dibanding bank besar lainnya. Pasalnya, dalam penyaluran kredit, bank BRI kemungkinan tidak akan begitu terpengaruh oleh resesi yang diprediksi akan terjadi pada tahun depan.
"Karena memang secara segmentasinya sendiri, bank BRI itu selalu menargetkan segmen menengah ke bawah di mana itu adalah kalangan yang cukup tidak berpengaruh di resesi terutama yang ada di daerah karena mereka jauh lebih sustain seperti petani dan nelayan," urainya.
Beranjak ke emiten consumer, saham MYOR bergerak dalam potensi membentuk pola continuation bullish flag. Sehingga, berpotensi akan bergerak semakin menguat.
"Pergerakan Mayora sudah cukup naik signifikan dari di bulan September sempat di angka 1.760 dan sekarang sudah diatas angka 20.400. Harusnya dengan potensi continuation bullish flag tadi dia untuk menyentuh angka 2.600 sangat mungkin," jelas dia.
Baca juga: BEI: Jumlah Investor Pasar Modal Indonesia Tembus 10 Juta
Kemudian untuk perbankan big caps yang terpantau sudah mengalami penguatan signifikan dan perbankan lainnya sudah menembus level tertinggi sepanjang masa, pergerakan sahamnya juga kadang tak seirama.
Ajie mengaku lebih memilih BBRI dibanding bank besar lainnya. Pasalnya, dalam penyaluran kredit, bank BRI kemungkinan tidak akan begitu terpengaruh oleh resesi yang diprediksi akan terjadi pada tahun depan.
"Karena memang secara segmentasinya sendiri, bank BRI itu selalu menargetkan segmen menengah ke bawah di mana itu adalah kalangan yang cukup tidak berpengaruh di resesi terutama yang ada di daerah karena mereka jauh lebih sustain seperti petani dan nelayan," urainya.
Lihat Juga :