Startup Pelopor Identitas Digital dan Tanda Tangan Elektronik Raih Pendanaan USD48 Juta
Senin, 14 November 2022 - 19:05 WIB
loading...
A
A
A
Ekonomi digital Indonesia diproyeksikan mencapai 146 miliar dolar AS pada tahun 2025 dan dipastikan menjadi yang terbesar di Asia Tenggara dengan nilai lebih dari 300 miliar dolar AS pada tahun 2030. Diharapkan dengan dukungan investor baru dan lama, Privy juga bermaksud untuk berekspansi ke pasar luar negeri untuk lebih mempercepat pertumbuhan.
"Kami sangat antusias dan menyambut baik KKR sebagai investor baru kami. Partisipasi mereka dalam pendanaan terbaru ini dan dukungan berkelanjutan dari investor yang ada, merupakan bukti kemajuan yang telah kami buat selama ini, dan keyakinan dalam visi jangka panjang kami untuk membangun kepercayaan digital melalui platform dan potensi transformasi digital Indonesia," ucap CEO and Founder Privy, Marshall Pribadi.
"Dengan keahlian dan pengalaman global mereka, dikombinasikan dengan dukungan dari investor kami yakni MDI Ventures, GGV Capital dan TMI, yang berperan penting dalam mencapai kesuksesan kami selama ini, Privy berada di posisi yang tepat untuk berinovasi lebih lanjut dengan penawaran baru dan kemampuan yang lebih kuat serta membangun fondasi yang kokoh untuk ekspansi ke luar negeri," sambungnya.
Mukul Chawla selaku Partner and Head of Growth Equity, Asia Pacific KKR mengatakan, "Privy telah menempatkan diri sebagai pelopor platform digital trust di Indonesia. Kami sangat antusias dengan potensi pertumbuhan perusahaan dan peluang untuk memajukan transformasi dan kemakmuran digital Indonesia.”
Louis Casey selaku KKR’s growth technology lead in Southeast Asia mengatakan, Privy telah membangun platform industri terkemuka yang menggabungkan fitur terbaik, desain yang ramah pengguna, dan infrastruktur yang aman dan memenuhi persyaratan peraturan yang ada. Kami ingin memanfaatkan jaringan global dan keahlian operasional KKR untuk membawa Privy ke tingkat pertumbuhan berikutnya dan memperluas kepercayaan digital bagi individu dan perusahaan di seluruh Indonesia."
Berdiri pada tahun 2016, Privy menjadi platform digital trust terdepan di Indonesia yang menyediakan produk identitas digital terpercaya dan tanda tangan digital yang mengikat secara hukum. Perusahaan rintisan asal Yogyakarta ini menawarkan layanan termasuk tanda tangan digital, layanan verifikasi digital, manajemen dan pengarsipan dokumen elektronik di berbagai sektor termasuk layanan keuangan, perawatan kesehatan dan pendidikan.
"Kami sangat antusias dan menyambut baik KKR sebagai investor baru kami. Partisipasi mereka dalam pendanaan terbaru ini dan dukungan berkelanjutan dari investor yang ada, merupakan bukti kemajuan yang telah kami buat selama ini, dan keyakinan dalam visi jangka panjang kami untuk membangun kepercayaan digital melalui platform dan potensi transformasi digital Indonesia," ucap CEO and Founder Privy, Marshall Pribadi.
"Dengan keahlian dan pengalaman global mereka, dikombinasikan dengan dukungan dari investor kami yakni MDI Ventures, GGV Capital dan TMI, yang berperan penting dalam mencapai kesuksesan kami selama ini, Privy berada di posisi yang tepat untuk berinovasi lebih lanjut dengan penawaran baru dan kemampuan yang lebih kuat serta membangun fondasi yang kokoh untuk ekspansi ke luar negeri," sambungnya.
Mukul Chawla selaku Partner and Head of Growth Equity, Asia Pacific KKR mengatakan, "Privy telah menempatkan diri sebagai pelopor platform digital trust di Indonesia. Kami sangat antusias dengan potensi pertumbuhan perusahaan dan peluang untuk memajukan transformasi dan kemakmuran digital Indonesia.”
Louis Casey selaku KKR’s growth technology lead in Southeast Asia mengatakan, Privy telah membangun platform industri terkemuka yang menggabungkan fitur terbaik, desain yang ramah pengguna, dan infrastruktur yang aman dan memenuhi persyaratan peraturan yang ada. Kami ingin memanfaatkan jaringan global dan keahlian operasional KKR untuk membawa Privy ke tingkat pertumbuhan berikutnya dan memperluas kepercayaan digital bagi individu dan perusahaan di seluruh Indonesia."
Berdiri pada tahun 2016, Privy menjadi platform digital trust terdepan di Indonesia yang menyediakan produk identitas digital terpercaya dan tanda tangan digital yang mengikat secara hukum. Perusahaan rintisan asal Yogyakarta ini menawarkan layanan termasuk tanda tangan digital, layanan verifikasi digital, manajemen dan pengarsipan dokumen elektronik di berbagai sektor termasuk layanan keuangan, perawatan kesehatan dan pendidikan.
Lihat Juga :