Harga Beras Naik, Komisi IV DPR ke Badan Pangan: Padahal Data Surplus 6 Juta Ton
Rabu, 16 November 2022 - 17:01 WIB
loading...
A
A
A
Bapanas mencatat stok Bulog per hari ini di bawah target 1,2 juta ton, yaitu hanya 650 ribu ton. Sebenarnya, target penyerapan beras yang ditugaskan pada Bulog sebesar 1,5 juta ton. Namun pemerintah telah mengoreksi target menjadi 1,2 juta ton lantaran saat ini harga gabah dan beras tengah meroket.
Kepala Badan Pangan pun menjelaskan saat ini harga gabah di tingkat produsen dan harga beras di tingkat konsumen terus meningkat sejak Juli 2022. Harga gabah kering panen atau GKP naik sebesar 15,7% dan harga beras medium naik 4,26%.
Soal harga beras yang naik, Arief menjelaskan itu karena ada keseimbangan baru akibat ada kenaikan BBM beberapa bulan lalu. Selain itu, terjadi kenaikan biaya produksi, seperti komponen pupuk.
Karena itu, Perum Bulog kesulitan untuk menyerap gabah di petani karena terhambat biaya yang dimiliki. "Bulog biasanya untuk menerima Rp8.300 per kilogram sangat mudah, hari ini sudah tidak bisa," tutur Arief.
Meskipun fleksibilitas dinaikkan menjadi Rp8.800 per kilogram, kata Arief, Bulog tetap tidak bisa menyerap dengan baik. Sementara itu, Direktur Utama Bulog Budi Waseso pun menuturkan bahwa stok beras di gudang Bulog sudah minim, hanya tersisa 651.000 ton.
Kepala Badan Pangan pun menjelaskan saat ini harga gabah di tingkat produsen dan harga beras di tingkat konsumen terus meningkat sejak Juli 2022. Harga gabah kering panen atau GKP naik sebesar 15,7% dan harga beras medium naik 4,26%.
Soal harga beras yang naik, Arief menjelaskan itu karena ada keseimbangan baru akibat ada kenaikan BBM beberapa bulan lalu. Selain itu, terjadi kenaikan biaya produksi, seperti komponen pupuk.
Karena itu, Perum Bulog kesulitan untuk menyerap gabah di petani karena terhambat biaya yang dimiliki. "Bulog biasanya untuk menerima Rp8.300 per kilogram sangat mudah, hari ini sudah tidak bisa," tutur Arief.
Meskipun fleksibilitas dinaikkan menjadi Rp8.800 per kilogram, kata Arief, Bulog tetap tidak bisa menyerap dengan baik. Sementara itu, Direktur Utama Bulog Budi Waseso pun menuturkan bahwa stok beras di gudang Bulog sudah minim, hanya tersisa 651.000 ton.
Lihat Juga :