Masih Punya Uang Jadul? Ini Cara Menukar atau Datangkan Cuan

Sabtu, 19 November 2022 - 18:49 WIB
loading...
A A A
Meski demikian, masyarakat tak perlu risau jika uang jadulnya sudah tak dapat ditukar ke Bank Indonesia. Pasalnya, semakin lama uang jadul itu, kian antik nilai barangnya. Lazimnya, barang antik, termasuk uang, akan memiliki harga jual yang tinggi. Tentu saja tergantung dari kebutuhan dan keinginan kolektor yang ingin membelinya.

Jika sang kolektor sangat menginginkan uang jadul itu, tentu harganya bisa dipasang tinggi. Jika tidak ada yang menginginkan? Ya bisa disimpan saja agar semakin menjadi barang antik yang suatu nanti sangat dicari.

Jika masih ingin tetap menjualnya bisa melalui marketplace. Sebelum melegonya, harus dicari tahu kisaran harga yang layak dengan membandingkannya dengan lapak lain yang menjual uang jadul yang sama. Tetapi sah-sah saja jika mematoknya lebih mahal dari yang lain.

Untuk bisa mematok harga jual tinggi, kenali dulu kondisi uang jadul tersebut. Kondisi uang dengan status uncirculated paling dicari kolekter. Status itu artinya kondisi uang terlihat baru dan belum pernah terpakai. Jadi seolah-olah baru keluar dari bank sentral.

Agar dagangan duit jadul itu tersebar luas sehingga bisa mendapatkan pembeli potensial, bisa menggunakan media sosial seperti Instagram, Tik Tok, Twitter, atau Facebook.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kredit Perbankan Juni...
Kredit Perbankan Juni 2026 Tumbuh 12,67%, BI Optimistis Capai Target Tahun Ini
Transaksi BI-FAST Capai...
Transaksi BI-FAST Capai 1,53 Miliar di Triwulan II 2026, Nilainya Tembus Rp3.777 Triliun
Gejolak Global Meningkat,...
Gejolak Global Meningkat, Gubernur BI Prediksi Ekonomi Indonesia 2026 Tumbuh 4,9-5,7%
Tok! BI Tahan Suku Bunga...
Tok! BI Tahan Suku Bunga Acuan Juli 2026 di level 5,75 Persen
BI: Penyerapan Tenaga...
BI: Penyerapan Tenaga Kerja RI Melambat di Triwulan II 2026
BI Injeksi Likuiditas...
BI Injeksi Likuiditas Rp837,11 Triliun, Tekanan di Pasar Uang Mulai Reda
Fiscal Dominance dan...
'Fiscal Dominance' dan Depresiasi Rupiah
Perkuat Digitalisasi...
Perkuat Digitalisasi Pariwisata dan Kuliner Jakarta, BI-Pemprov DKI Kolaborasi Ceremony QRIS
Kemenag-BI Dorong Rohis...
Kemenag-BI Dorong Rohis Jadi Penggerak Literasi Syariah di Ruang Digital
Rekomendasi
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
Pimpin ASEAN Smart Cities,...
Pimpin ASEAN Smart Cities, Indonesia Paparkan Pengelolaan Sampah dari Hulu hingga Hilir
Mutasi Kejagung, Dirdik...
Mutasi Kejagung, Dirdik Jampidsus hingga Dirdik III Jamintel Diganti
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved