Sederet Keuntungan Saat Pakai Kendaraan Listrik Versi Menhub Budi Karya Sumadi
Minggu, 20 November 2022 - 17:09 WIB
loading...
A
A
A
Artinya penggunaan kendaran listrik jauh lebih hemat jika dibandingkan dengan satu liter BBM yang saat ini seharga Rp 10.000-21.000. Pada mobil listrik, setiap 1 kilowatt hour (kWh) bisa menjalankan mobil listrik sejauh 5-7 kilometer, sementara dengan kapasitas penuh mobil listrik rata-rata sebesar 45 kWh, kendaraan listrik bisa melaju hingga 300 kilometer.
Selain lebih hemat energi dan biaya, Menhub Budi menyebut ada keuntungan lain yang didapat dari penggunaan kendaran listrik yaitu, lebih terjamin karena pemerintah akan terus mendorong semakin banyaknya fasilitas pengisian daya.
Kemudian banyak insentif, di mana saat ini terus dibahas antar kementerian dan lembaga (K/L) untuk memberikan insentif seperti keringanan pajak, bebas ganjil genap, diskon daya listrik rumahan, bebas parkir, dan sejumlah benefit lainnya.
"Serta lebih ramah lingkungan sehingga lebih bebas dari polusi udara, dan kita tidak tergantung pada bahan bakar fosil yang sudah mulai langka," kata dia.
Budi juga menuturkan pemerintah telah menyiapkan strategi untuk terus meningkatkan penggunaan kendaraan listrik di Indonesia. Adapun strategi yang disiapkan antara lain, pada tahap pertama menyasar pengguna kendaraan listrik di K/L (Kementerian dan Lembaga) hingga pemerintah daerah.
Kedua, penggunaan kendaran listrik pada transportasi massal seperti bus, taksi, dan sepeda motor (ojek online). Ketiga, memperbanyak fasilitas pengisian daya (charging station dan tempat penukaran baterai).
Selain lebih hemat energi dan biaya, Menhub Budi menyebut ada keuntungan lain yang didapat dari penggunaan kendaran listrik yaitu, lebih terjamin karena pemerintah akan terus mendorong semakin banyaknya fasilitas pengisian daya.
Kemudian banyak insentif, di mana saat ini terus dibahas antar kementerian dan lembaga (K/L) untuk memberikan insentif seperti keringanan pajak, bebas ganjil genap, diskon daya listrik rumahan, bebas parkir, dan sejumlah benefit lainnya.
"Serta lebih ramah lingkungan sehingga lebih bebas dari polusi udara, dan kita tidak tergantung pada bahan bakar fosil yang sudah mulai langka," kata dia.
Budi juga menuturkan pemerintah telah menyiapkan strategi untuk terus meningkatkan penggunaan kendaraan listrik di Indonesia. Adapun strategi yang disiapkan antara lain, pada tahap pertama menyasar pengguna kendaraan listrik di K/L (Kementerian dan Lembaga) hingga pemerintah daerah.
Kedua, penggunaan kendaran listrik pada transportasi massal seperti bus, taksi, dan sepeda motor (ojek online). Ketiga, memperbanyak fasilitas pengisian daya (charging station dan tempat penukaran baterai).
Lihat Juga :