Perekrutan 5.000 TKL di Konawe Jangan Sampai Timbulkan Polemik Baru

Rabu, 08 Juli 2020 - 19:38 WIB
loading...
Perekrutan 5.000 TKL...
PT Virtu Dragon Nikel Industri (VDNI) dan PT Obsidian Stainles Steel (OSS) di Morosi, Konawe, Sultra. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Manajemen PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) dan Pemerintah Kabupaten Konawe resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) terkait perekrutan tenaga kerja lokal (TKL). PT VDNI telah menyampaikan kebutuhan 5.000 karyawan yang perekrutannya akan ditangani oleh Pemkab Konawe.

Juru Bicara Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi, Jodi Mahardi, menyebut pihaknya akan terus memantau dan membantu kebutuhan demi terciptanya iklim investasi yang baik.

"Kami sangat mendukung kerja sama tripartit antara perusahaan, pemerintah, dan karyawan. Dengan demikian, diharapkan segala penyusunan kebijakan dan juga pemecahan masalah ketenagakerjaan di wilayah tersebut dapat ditangani lebih baik dan cepat," ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (8/7/2020).

Dia menjelaskan, hadirnya investasi di suatu daerah tujuan utamanya adalah untuk mensejahterakan daerah tersebut. Maka itu, jangan sampai menimbulkan polemik yang justru dapat menghambat daerah yang bersangkutan untuk semakin berkembang.

"Jadi semua pihak harus mau duduk bersama dan mendengarkan," ungkapnya. ( Baca juga:Kantor Imigrasi Periksa Dokumen 156 TKA, Setelah Karantina Mandiri )

Nantinya, lanjut dia, 5.000 TKL yang direkrut akan berstatus sebagai pekerja organik. Artinya status mereka akan tetap menjadi karyawan perusahaan meski pembangunan 33 smelter baru yang saat ini sedang berjalan telah selesai pengerjaannya.

"Ada tujuh pembagian zonasi atau klaster yang akan diterapkan dalam perekrutan 5.000 TKL tersebut, yang bertujuan untuk memastikan pemerataan karyawan yang direkrut berasal dari semua wilayah di sekitar perusahaan," jelas dia.

Pihaknya juga berpesan agar perekrutan TKL yang nantinya dilakukan secara akuntabel dan bersih dari pungutan liar. Langkah itu harus dipastikan dan diawasi dengan seksama agar kerja sama yang sudah berjalan dengan baik saat ini tidak menimbulkan polemik baru.

"Kami juga akan ikut mengawasi prosesnya. Semua pihak harus mau untuk saling mendengarkan dan berkomunikasi. Kondusifitas juga harus terus dijaga agar bisa fokus untuk melaksanakan tugasnya masing-masing," tandas dia.

Sebelumnya, Kementerian Ketenagakerjaan berencana mendatangkan 500 tenaga kerja asing (TKA) asal China ke Konawe, Sulawesi Tenggara. Kedatangan TKA ini sempat ditunda karena adanya penolakan di daerah sekitar.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziah mengatakan alasan pemerintah mengizinkan masuk TKA China ke daerah tersebut karena keahliannya dibutuhkan. Terutama dari perusahaan yang ada di Konawe.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bendungan Ameroro Rp1,7...
Bendungan Ameroro Rp1,7 Trilin Garapan HK Diresmikan Jokowi, Begini Penampakannya
Masuk ke Dalam PSN 2021,...
Masuk ke Dalam PSN 2021, PT VDNI Akan Kembali Dongkrak Ekonomi Sultra
Tepati Janji, VDNI dan...
Tepati Janji, VDNI dan OSS Ngaku Rekrut 3.300 Tenaga Kerja Lokal di Konawe
Opung Luhut Sebut yang...
Opung Luhut Sebut yang Sebarin Disinformasi TKA China Hatinya Busuk
Menko Luhut: TKA China...
Menko Luhut: TKA China yang Masuk Akan Ciptakan Lapangan Kerja Baru, Percaya?
Menaker Bilang, Masuknya...
Menaker Bilang, Masuknya 500 TKA Bakal Serap 5.000 Tenaga Lokal
Gempa Magnitudo 3,9...
Gempa Magnitudo 3,9 Mengguncang Konawe
Gempa Magnitudo 4,3...
Gempa Magnitudo 4,3 Guncang Konawe Sulawesi Tenggara
Tabrak Karang, Kapal...
Tabrak Karang, Kapal Motor Alif Berkah di Konawe Tenggelam
Rekomendasi
UNCLOS 82, Strategi...
UNCLOS 82, Strategi Sea Denial Melawan AT Mahan
Kemendagri Sebut Transformasi...
Kemendagri Sebut Transformasi BUMD sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah
Rieke Diah Pitaloka...
Rieke Diah Pitaloka Dikritik Akademisi: Melihat Dukungan Manajemen Jangan Sempit
Berita Terkini
Bocoran Isi Kesepakatan...
Bocoran Isi Kesepakatan AS-Iran: Barter Minyak, Aset Triliunan, hingga Senjata Nuklir
Pendaftaran Program...
Pendaftaran Program Magang ke Jepang Dibuka Kemnaker, Begini Caranya
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
Anomali Tiket Pesawat:...
Anomali Tiket Pesawat: Penerbangan Domestik Dipungut PPN, ke Luar Negeri Bebas Pajak
Menakar Efek Domino...
Menakar Efek Domino Pertamax Rp16.250: Waspada Ancaman Inflasi
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved