Gara-gara Harga Sewa, Puluhan Ribu Hektare Lahan di Jabar Menganggur

Senin, 21 November 2022 - 14:54 WIB
loading...
Gara-gara Harga Sewa,...
Banyak lahan menganggur di Jawa Barat. Foto/Ilustrasi
A A A
BANDUNG - Di tengah ancaman krisis pangan dunia, puluhan ribu hektare (ha) lahan di Jawa Barat justru menganggur atau tak dimanfaatkan. Lahan tidur itu sudah setahun hingga dua tahun tak dimanfaatkan.

Baca juga: BULOG Pastikan Pasokan Beras Aman 6 Bulan ke Depan

"Data sementara ada 6.000 lahan tidur PTPN Jabar dan 76 ribu ha HGU yang (sebenarnya) juga bisa dipakai," kata Dadan Hidayat, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Jawa Barat, saat Launching Sensus Pertanian (ST2022), Senin (21/11/2022).

Menurut dia, ada beberapa penyebab lahan tidur di Jabar masih cukup luas. Di antaranya semakin berkurangnya petani di perdesan hingga harga sewa lahan yang cukup mahal. Harga sewa itu membuat para petani tidak berani mengolah lahan tersebut.

Menurut dia, saat ini jumlah petani di Jawa Barat ada sekitar 3,5 juta orang. Jumlah tersebut mestinya bisa menjadi potensi untuk pengembangan pertanian di Jabar. Pemprov Jabar sendiri menggagas petani milenial untuk menggenjot jumlah petani agar kalangan muda bisa mengakses pertanian.

Baca juga: Aktris Iran Ditangkap setelah Pamer Video Copot Jilbab

Diakuinya, saat ini Jawa Barat memiliki sekitar 900 ribu hektare lahan kering dan 8,1 juta lahan sawah. Namun, jumlah ini terus berkurang setiap tahunnya. Tercatat ada 7,7 juta pada 2019 dan data terakhir terus turun menjadi 7,1 juta.

(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Serap Beras Petani,...
Serap Beras Petani, Kapasitas Gudang Bulog Ditambah hingga 7 Juta Ton
BRI Salurkan KUR Rp65,95...
BRI Salurkan KUR Rp65,95 Triliun, Jangkau 558.000 Petani dan 23.000 Nelayan
FAO Ingatkan Risiko...
FAO Ingatkan Risiko Krisis Pangan Global, Indonesia Siap Ambil Peran Pemasok Pangan Dunia
Perang AS-Iran Masuk...
Perang AS-Iran Masuk Minggu ke-5: Harga Minyak Tembus USD115/Barel, Bursa Asia Bergolak, Krisis Pangan Mengintai Dunia!
Tingkatkan Produktivitas,...
Tingkatkan Produktivitas, Syngenta Bekali Petani Hortikultura dengan Buku Pintar
Regenerasi Petani, Kementan...
Regenerasi Petani, Kementan Ajak Anak Muda Masuk Pendidikan Vokasi Pertanian
PCMB SPMB Jabar 2026...
PCMB SPMB Jabar 2026 Diperpanjang, Berikut Jadwal Terbarunya
UM-PTKIN 2026 Digelar...
UM-PTKIN 2026 Digelar Hari Ini, Jabar Jadi Provinsi dengan Pendaftar Terbanyak
Relawan Tim 8 Prabowo-Gibran:...
Relawan Tim 8 Prabowo-Gibran: Program Perhutanan Sosial Jangkau 2 Juta Keluarga Petani
Rekomendasi
Konstruksi Perkara Suap...
Konstruksi Perkara Suap Bupati Muara Enim, KPK: Ada Uang Rp500 Juta untuk Jaga Hubungan Baik
Tembus 40 Juta Views,...
Tembus 40 Juta Views, Adu Mekanik Sound Jadi Konten Paling Berkesan bagi Yongshun
GoPro Sekarat: Dari...
GoPro Sekarat: Dari Bintang Wall Street Rp198 Triliun Jadi Saham Receh
Berita Terkini
BI Rate Naik Demi Menahan...
BI Rate Naik Demi Menahan Tekanan Rupiah dan Capital Outflow
Dirut Perkebunan Nusantara...
Dirut Perkebunan Nusantara III Dorong Pemuda Jadi Motor Transformasi Perkebunan
Ekonom: Kebijakan BI...
Ekonom: Kebijakan BI dan Pemerintah Memperkuat Rupiah Sudah Tepat
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
Akulaku Finance Kantongi...
Akulaku Finance Kantongi Fasilitas Pendanaan Rp500 Miliar dari Danamon
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved