Perang AS-Iran Masuk Minggu ke-5: Harga Minyak Tembus USD115/Barel, Bursa Asia Bergolak, Krisis Pangan Mengintai Dunia!

Senin, 30 Maret 2026 - 20:24 WIB
loading...
Perang AS-Iran Masuk...
Pasar keuangan dan energi global kembali terguncang, sementara bursa saham di kawasan Asia berguguran seiring dengan memanasnya konflik AS-Israel dengan Iran yang kini memasuki pekan kelima. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Harga minyak mentah dunia melonjak dan bursa saham di Asia turun tajam pada awal pekan, setelah perang Amerika Serikat (AS)-Israel versus Iran memasuki minggu kelima. Harga minyak mentah dunia melonjak melampaui USD115 per barel, sementara bursa saham di kawasan Asia berguguran seiring dengan memanasnya konflik Timur Tengah.

Ketegangan meningkat drastis setelah pemberontak Houthi di Yaman resmi bergabung dalam konflik dengan menyerang Israel akhir pekan lalu. Di saat yang sama, Teheran mengancam akan memperluas serangan balasan terhadap fasilitas dan kediaman pejabat AS serta Israel.

Harga minyak mentah jenis Brent naik lebih dari 3% menjadi USD115,20 per barel. Sementara itu minyak mentah AS (WTI) merangkak naik ke level USD101,62/barel. Tren ini menempatkan Brent pada jalur kenaikan bulanan terbesar sepanjang sejarah.

Baca Juga: Eropa Terancam Kelangkaan BBM Bulan Depan! Peringatan Keras Efek Perang AS-Israel vs Iran

Sebagai perbandingan, pada 27 Februari -sehari sebelum serangan pertama dimulai- harga Brent masih berada di kisaran USD72. Hanya dalam waktu satu bulan, harga minyak Brent yang menjadi patokan global telah meroket lebih dari 60%.

Bursa Asia Memerah

Ketidakpastian geopolitik ini memicu aksi jual masif di pasar saham. Terpantau indeks Nikkei 225 (Jepang) merosot 2,8%, sedangkan Kospi di Korea Selatan berakhir melemah hampir 3%.



Investor mengkhawatirkan disrupsi pasokan energi jangka panjang, mengingat Asia merupakan wilayah yang sangat bergantung pada aliran minyak dari Timur Tengah.

Trump Bidik Ladang Minyak Iran

Presiden AS Donald Trump dalam wawancara dengan Financial Times, melontarkan pernyataan provokatif. Ia menyatakan kemungkinan AS akan menguasai pusat bahan bakar utama Iran di Pulau Kharg.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Harga Minyak Global Kembali Melonjak
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Dibuka, Kilang-kilang Asia Ogah Ikut Demam Minyak Teluk
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
62 Juta Barel Minyak...
62 Juta Barel Minyak dari Selat Hormuz Siap Banjiri Kilang Asia
Prancis Naik Pitam!...
Prancis Naik Pitam! Siap Jegal Iran soal Tarif Tol di Selat Hormuz
Belajar dari Iran: Tiga...
Belajar dari Iran: Tiga Pelajaran Strategis bagi Indonesia
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Rekomendasi
Jelang Muktamar PBNU,...
Jelang Muktamar PBNU, Gus Muhaimin Sentil Pihak yang Main-main di NU untuk Keluar
6 Tentara Israel Tewas...
6 Tentara Israel Tewas dalam 3 Hari Terakhir Akibat Sergapan Hizbullah
Mahasiswa Tetap Turun...
Mahasiswa Tetap Turun ke Jalan meski Banyak Aktivis Masuk Pemerintahan, Ini Analisis Ubedilah Badrun
Berita Terkini
BPDP dan AKPY Latih...
BPDP dan AKPY Latih Petani Kotim Tingkatkan Kualitas Panen Sawit Rakyat
Rupiah Menguat Tipis...
Rupiah Menguat Tipis dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
Langkah Membumi 2026...
Langkah Membumi 2026 Dimulai, Hadirkan Program Sustainability yang Lebih Pop untuk Anak Muda
PENAS XVII 2026 Jadi...
PENAS XVII 2026 Jadi Magnet Investasi Agribisnis, KTNA dan FERACO Perkuat Kolaborasi Industri dan Teknologi Pangan Nasional
Industri Herbal Andalkan...
Industri Herbal Andalkan Figur Publik Perkuat Kepercayaan Konsumen
Tamaris Hidro Bidik...
Tamaris Hidro Bidik Dana Rp1 Triliun lewat Sukuk Ijarah
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved