Singapura, Brunei Darussalam dan Thailand Kompak Akan Daftarkan Kebaya ke UNESCO, Ada Apa?
Sabtu, 26 November 2022 - 08:11 WIB
loading...
A
A
A
Untuk memenuhi syarat untuk nominasi yang berhasil, UNESCO akan fokus pada aspek-aspek seperti bagaimana kebaya diselaraskan dengan definisi warisan budaya takbenda dari lembaga tersebut, dan bagaimana upaya nominasi telah melibatkan partisipasi masyarakat di setiap negara peserta. Pada Desember 2020, budaya jajanan Singapura juga masuk dalam daftar warisan budaya takbenda UNESCO. Ini juga listing pertama Singapura.
Thailand memiliki tiga elemen dalam daftar UNESCO, termasuk Nuad Thai atau pijat tradisional Thailand. Malaysia memiliki enam unsur, termasuk latihan pencak silat, sedangkan Brunei baru pertama kali menerapkannya. Menurut NHB, Singapura mengadakan enam diskusi kelompok fokus pada Agustus dan Oktober tahun ini untuk mencari pandangan dan informasi yang berkaitan dengan signifikansi sosial dan budaya kebaya bagi komunitas terkait, serta nominasi multinasional.
Baca Juga: Singapura dan 3 Negara Asia Tenggara Lainnya Akan Daftarkan Kebaya ke UNESCO
Dihadiri oleh 48 peserta yang terdiri dari praktisi budayawan, perwakilan asosiasi budayawan dan peneliti yang terlibat dalam pembuatan dan pemakaian kebaya. Dewan menambahkan bahwa semua peserta menyatakan dukungan mereka untuk nominasi multinasional.
Thailand memiliki tiga elemen dalam daftar UNESCO, termasuk Nuad Thai atau pijat tradisional Thailand. Malaysia memiliki enam unsur, termasuk latihan pencak silat, sedangkan Brunei baru pertama kali menerapkannya. Menurut NHB, Singapura mengadakan enam diskusi kelompok fokus pada Agustus dan Oktober tahun ini untuk mencari pandangan dan informasi yang berkaitan dengan signifikansi sosial dan budaya kebaya bagi komunitas terkait, serta nominasi multinasional.
Baca Juga: Singapura dan 3 Negara Asia Tenggara Lainnya Akan Daftarkan Kebaya ke UNESCO
Dihadiri oleh 48 peserta yang terdiri dari praktisi budayawan, perwakilan asosiasi budayawan dan peneliti yang terlibat dalam pembuatan dan pemakaian kebaya. Dewan menambahkan bahwa semua peserta menyatakan dukungan mereka untuk nominasi multinasional.
(nng)
Lihat Juga :