Pos Indonesia Salurkan Tiga Bantuan Sosial secara Bersamaan
Minggu, 27 November 2022 - 21:05 WIB
loading...
A
A
A
“Pada penyaluran tersebut didampingi pendamping PKH dan tenaga kesejahteraan sosial kecamatan (TKSK). Kalau dibayar di desa dikawal langsung oleh aparat desa,” ujar Nandi.
Untuk mempercepat penyaluran bantuan sesuai jadwal, Nandi mengimbau masyarakat yang telah menerima undangan pengambilan BLT BBM, PKH, maupun BPNT agar segera datang ke Kantor Pos sesuai jadwal.
“Bagi penerima BLT BBM yang belum mengambil sementara jadwal pengambilan sudah lewat, silahkan datang ke Kantor Pos terdekat,” katanya.
Kegiatan penyaluran PKH dan BPNT kepada KPM mendapat pendampingan dari pendamping PKH dan TKSK. Rizky Septiawan, salah satu TKSK Denpasar mengaku senang bantuan PKH dan BPNT kembali disalurkan oleh PT Pos Indonesia. Sebab, PT Pos Indonesia telah teruji cepat dan tepat sasaran penyaluran.
“Dengan bantuan digitalisasi, scan barcode, membantu memudahkan tugas pendamping, mempersingkat waktu sehingga penyaluran lebih cepat,” kata Rizky.
Ia menceritakan alur yang dilalui saat proses penyaluran PKH maupun BPNT. “Setelah undangan diberikan kepada KPM kami berkoordinasi dengan pihak desa terkait wilayah mana saja yang akan didahulukan, melihat jarak dan jumlah. Sehingga tidak terjadi penumpukan antrean,” kata Rizky.
Setiap wilayah memiliki pendamping masing-masing. Karena itu pihaknya memastikan dahulu KPM di wilayah dampingan datang semua. “Kami juga memonitor KPM yang tidak bisa datang, misalnya karena sakit. Kemudian kami sampaikan kepada Pak Pos agar dijadwalkan pengambilan susulan,” katanya.
Rizky berharap ke depannya penyaluran PKH dan BPNT kembali dilakukan melalui PT Pos Indonesia. “Harapan saya dengan kembalinya penyaluran PKH di PT Pos Indonesia, penyaluran bisa lebih tepat sasaran karena PT Pos Indonesia dengan digitalisasi dan face recognition, geotagging, tidak ada lagi KPM yang tertahan bantuannya karena administrasi. Bantuan cepat diterima oleh masyarakat,” katanya.
KPM di Bali tampak antusias menerima BLT BBM, PKH, dan BPNT. Mereka tertib datang sesuai jadwal dan mematuhi antrean di Kantor Pos. Salah satu KPM tersebut adalah Ni Wayan Sridewi. Perempuan yang bekerja di pabrik garmen ini menerima BLT BBM dan PKH senilai total Rp2 juta.
“Saya terima uang Rp2 juta. Akan saya gunakan untuk kebutuhan sehari-hari, membeli sembako. Bantuannya dicukup-cukupi, disyukuri saja,” kata Sridewi.
Sridewi senang karena dengan adanya bantuan dari pemerintah dapat meringankan beban rumah tangganya. “Saya senang karena bisa menambah pemasukan untuk kebutuhan sehari-hari. Harapan saya akan terus terima bantuan,” katanya.
Untuk mempercepat penyaluran bantuan sesuai jadwal, Nandi mengimbau masyarakat yang telah menerima undangan pengambilan BLT BBM, PKH, maupun BPNT agar segera datang ke Kantor Pos sesuai jadwal.
“Bagi penerima BLT BBM yang belum mengambil sementara jadwal pengambilan sudah lewat, silahkan datang ke Kantor Pos terdekat,” katanya.
Kegiatan penyaluran PKH dan BPNT kepada KPM mendapat pendampingan dari pendamping PKH dan TKSK. Rizky Septiawan, salah satu TKSK Denpasar mengaku senang bantuan PKH dan BPNT kembali disalurkan oleh PT Pos Indonesia. Sebab, PT Pos Indonesia telah teruji cepat dan tepat sasaran penyaluran.
“Dengan bantuan digitalisasi, scan barcode, membantu memudahkan tugas pendamping, mempersingkat waktu sehingga penyaluran lebih cepat,” kata Rizky.
Ia menceritakan alur yang dilalui saat proses penyaluran PKH maupun BPNT. “Setelah undangan diberikan kepada KPM kami berkoordinasi dengan pihak desa terkait wilayah mana saja yang akan didahulukan, melihat jarak dan jumlah. Sehingga tidak terjadi penumpukan antrean,” kata Rizky.
Setiap wilayah memiliki pendamping masing-masing. Karena itu pihaknya memastikan dahulu KPM di wilayah dampingan datang semua. “Kami juga memonitor KPM yang tidak bisa datang, misalnya karena sakit. Kemudian kami sampaikan kepada Pak Pos agar dijadwalkan pengambilan susulan,” katanya.
Rizky berharap ke depannya penyaluran PKH dan BPNT kembali dilakukan melalui PT Pos Indonesia. “Harapan saya dengan kembalinya penyaluran PKH di PT Pos Indonesia, penyaluran bisa lebih tepat sasaran karena PT Pos Indonesia dengan digitalisasi dan face recognition, geotagging, tidak ada lagi KPM yang tertahan bantuannya karena administrasi. Bantuan cepat diterima oleh masyarakat,” katanya.
KPM di Bali tampak antusias menerima BLT BBM, PKH, dan BPNT. Mereka tertib datang sesuai jadwal dan mematuhi antrean di Kantor Pos. Salah satu KPM tersebut adalah Ni Wayan Sridewi. Perempuan yang bekerja di pabrik garmen ini menerima BLT BBM dan PKH senilai total Rp2 juta.
“Saya terima uang Rp2 juta. Akan saya gunakan untuk kebutuhan sehari-hari, membeli sembako. Bantuannya dicukup-cukupi, disyukuri saja,” kata Sridewi.
Sridewi senang karena dengan adanya bantuan dari pemerintah dapat meringankan beban rumah tangganya. “Saya senang karena bisa menambah pemasukan untuk kebutuhan sehari-hari. Harapan saya akan terus terima bantuan,” katanya.
(dar)
Lihat Juga :