Agresif Menjaga Produksi Migas, Pengeboran Sumur Pengembangan Capai 616
Selasa, 29 November 2022 - 10:38 WIB
loading...
A
A
A
Dwi menambahkan selain tindakan audit maintenance, SKK Migas juga telah memperbaharui standar operasi prosedur (SOP) terkait kegiatan maintenance fasilitas produksi. Selain itu juga meningkatkan intensitas pengawasan yang lebih tinggi secara offline maupun pengawasan secara online melalui integrated operation center (IOC), kami yakin frekuensi dan loss production opportunity bisa ditekan di tahun 2023.
“Untuk tahun 2023, kami optimis produksi minyak dan gas akan meningkat, yang didukung fasiltias produksi yang semakin handal, serta rencana program kerja hulu migas yang lebih agresif dan masif. Saat ini, berdasarkan identifikasi pada Pre WPnB 2023, jumlah sumur pengembangan tahun 2023 bisa mencapai 1.063 sumur," terang Dwi.
Ke depan, SKK Migas akan terus mendorong program kerja yang lebih masif lagi dan pengelolaan fasilitas produksi yang lebih baik agar bisa beroperasi lebih optimal.
“Melalui kombinasi 2 (dua) jurus tersebut, kami optimis di tahun 2023 tren produksi migas akan meningkat lagi dari tahun ini, dan kami berkomitmen untuk terus melakukan langkah terbaik agar produksi migas terus meningkat guna mencapai target 2030 produksi minyak 1 juta barel per hari (BOPD) dan gas 12 miliar kaki kubik gas perhari (BSCFD),” tutup Dwi.
“Untuk tahun 2023, kami optimis produksi minyak dan gas akan meningkat, yang didukung fasiltias produksi yang semakin handal, serta rencana program kerja hulu migas yang lebih agresif dan masif. Saat ini, berdasarkan identifikasi pada Pre WPnB 2023, jumlah sumur pengembangan tahun 2023 bisa mencapai 1.063 sumur," terang Dwi.
Ke depan, SKK Migas akan terus mendorong program kerja yang lebih masif lagi dan pengelolaan fasilitas produksi yang lebih baik agar bisa beroperasi lebih optimal.
“Melalui kombinasi 2 (dua) jurus tersebut, kami optimis di tahun 2023 tren produksi migas akan meningkat lagi dari tahun ini, dan kami berkomitmen untuk terus melakukan langkah terbaik agar produksi migas terus meningkat guna mencapai target 2030 produksi minyak 1 juta barel per hari (BOPD) dan gas 12 miliar kaki kubik gas perhari (BSCFD),” tutup Dwi.
(akr)
Lihat Juga :