Agresif Menjaga Produksi Migas, Pengeboran Sumur Pengembangan Capai 616

Selasa, 29 November 2022 - 10:38 WIB
loading...
Agresif Menjaga Produksi Migas, Pengeboran Sumur Pengembangan Capai 616
Kepala SKK Migas, Dwi Soetjipto mengatakan, SKK Migas dan KKKS telah melakukan kerja keras dan berbagai upaya extra ordinary agar program kerja 2022 yang masif dan agresif dalam rangka menjaga produksi migas. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi ( SKK Migas ) dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) terus menjaga tingkat produksi minyak dan gas pada level yang optimal. Tingginya harga minyak dunia dan mulai terkendalinya pandemi Covid-19 disikapi oleh SKK Migas dan KKKS dengan program kerja tahun 2022 yang masif dan agresif.

“SKK Migas dan KKKS telah melakukan kerja keras dan berbagai upaya extra ordinary agar program kerja 2022 yang masif dan agresif dalam rangka menjaga produksi migas melalui kegiatan pengeboran sumur pengembangan, workover dan well service bisa mencapai target. Hingga Oktober 2022 apa yang telah dilakukan oleh SKK Migas dan KKKS sudah melampaui capaian periode yang sama tahun lalu,” ujar Kepala SKK Migas, Dwi Soetjipto melalui siaran pers, Selasa (29/11/2022).

Baca Juga: SKK Migas Ungkap Penyebab Produksi dan Lifting Migas Belum Capai Target

Hingga Oktober 2022, kegiatan pengeboran sumur pengembangan sudah mencapai 616 sumur atau mencapai 165% dibandingkan Oktober 2021 yang sebanyak 373 sumur. Bahkan jika dibandingkan dengan realiasi pengeboran sumur pengembangan tahun 2021 yang sebanyak 480 sumur, maka capaian pengeboran sumur pengembangan hingga Oktober 2022 sudah mengalahkan capaian tahun 2021.

Dia membeberkan, indikator kerja keras lainnya yang sudah dilakukan oleh SKK Migas dan KKKS adalah dalam kegiatan workover dan well service. Hingga Oktober 2022 sudah dilaksanakan kegiatan workrover untuk 542 sumur dan well service untuk 25.020 sumur.

"Dibandingkan capaian Oktober 2021 untuk kegiatan workover yang mencapai 472 sumur dan well servicesebanyak 18.690 sumur, maka capaian Oktober 2022 sudah 115% dan 134% lebih tinggi. Bahkan, kegiatan well service hingga Oktober 2022 lebih banyak dibandingkan realisasi kegiatan well service tahun 2021 yang jumlahnya 22.790 sumur," ujarnya.

Baca Juga: SKK Migas Ungkap Kontradiksi Produksi Minyak dan Gas Nasional

Dwi menuturkan, optimismenya terkait realisasi program utama hulu migas 2022 akan melampaui target yang telah ditetapkan dalam work, program & budget (WPnB) 2022. Optimisme Dwi didasarkan atas progress pelaksanaan program yang terus meningkat sejak kuartal ketiga hingga saat ini.

Sambung Dwi menyampaikan apresiasi atas dukungan KKKS sehingga program kerja agresif dalam rangka menjaga tingkat produksi minyak dan gas pada level terbaik bisa dilakukan.

“Prognosa realiasi pengeboran sumur pengembangan tahun 2022 sebesar 800 sumur atau lebih tinggi dibandingkan dari yang telah ditetapkan di WPnB 2022 sebesar 790 sumur. Perkiraan realisasi kegiatan workovertahun 2022 akan mencapai 629 sumur dan kegiatan well service sejumlah 30.012 sumur atau diatas target workover yang sejumlah 581 sumur dan 29.582 untuk well service," ucap Dwi.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.5015 seconds (10.55#12.26)