Belanja Pemerintah Pusat Bisa Melonjak hingga Rp1.306,7 Triliun di Semester II
Kamis, 09 Juli 2020 - 16:56 WIB
loading...
Belanja pemerintah pusat diproyeksi akan melonjak hingga Rp1.306,7 triliun pada semester II tahun 2020. Hal ini karena akan adanya akselerasi belanja untuk pemulihan ekonomi akibat Covid-19. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Belanja pemerintah pusat diproyeksi akan melonjak hingga Rp1.306,7 triliun pada semester II tahun 2020. Hal ini karena akan adanya akselerasi belanja untuk pemulihan ekonomi akibat Covid-19 pada periode tersebut.
"Ini sebagai instruksi bapak presiden agar para menteri hingga daerah meningkatkan belanja," kata Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati dalam rapat kerja bersama Badan Anggaran DPR di Jakarya, Kamis (9/7/2020).
(Baca Juga: Tekor! Semester I APBN Defisit Rp257,8 Triliun )
Meski realisasi pendapatan negara masih seret, belanja negara justru tumbuh 3,3% menjadi Rp 1.068,9 triliun, yang terdiri dari belanja pemerintah pusat Rp668,5 triliun, naik 6% dan belanja transfer ke daerah dan dana desa (TKDD) Rp400,4 triliun, tumbuh 0,8%.
Belanja negara terdiri dari belanja pemerintah pusat Rp668,5 triliun, tumbuh 6%. "Tingginya belanja pemerintah pusat sebagai dampak dari belanja penanganan Covid-19," ujar Sri Mulyani.
"Ini sebagai instruksi bapak presiden agar para menteri hingga daerah meningkatkan belanja," kata Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati dalam rapat kerja bersama Badan Anggaran DPR di Jakarya, Kamis (9/7/2020).
(Baca Juga: Tekor! Semester I APBN Defisit Rp257,8 Triliun )
Meski realisasi pendapatan negara masih seret, belanja negara justru tumbuh 3,3% menjadi Rp 1.068,9 triliun, yang terdiri dari belanja pemerintah pusat Rp668,5 triliun, naik 6% dan belanja transfer ke daerah dan dana desa (TKDD) Rp400,4 triliun, tumbuh 0,8%.
Belanja negara terdiri dari belanja pemerintah pusat Rp668,5 triliun, tumbuh 6%. "Tingginya belanja pemerintah pusat sebagai dampak dari belanja penanganan Covid-19," ujar Sri Mulyani.
Lihat Juga :