Menperin Dorong IKM Bertransformasi dengan Jual Produk secara Online
Kamis, 09 Juli 2020 - 19:48 WIB
loading...
Pekerja menyelesaikan produksi Face Shield di Industri Kecil Menengah (IKM) Polo Global di Surabaya, Jumat (19/6/2020). Foto/Dok SINDOphoto/Ali Masduki
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mendorong sektor industri kecil menengah (IKM) di dalam negeri agar bisa memasarkan produknya secara digital. Sebab, akibat pandemi Covid-19, pelaku usaha perlu bertransformasi menjual produknya secara online sehingga aktivitas usaha tetap berjalan.
“Pemerintah sedang gencar mengajak pelaku IKM nasional untuk masuk dan bersaing di platform digital. Oleh karena itu, kami berupaya membantu produk-produk mereka bisa dipasarkan secara online dan juga membantu masyarakat bisa menemukan produk yang dibutuhkan dengan mudah di tengah kondisi pandemi saat ini,” kata Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita di Jakarta, Kamis (9/7/2020).
Guna mewujudkan IKM go digital, Kemenperin telah menjalankan berbagai langkah strategis, diantaranya menginisiasi program e-Smart IKM yang diluncurkan sejak tahun 2017 dengan tujuan memfasilitasi pelaku IKM di dalam negeri bisa memanfaatkan platform e-commerce. Selain itu, menggelar kegiatan bimbingan teknis atau pelatihan tentang pemasaran dan kemasan produk.
“Upaya tersebut sesuai anjuran Presiden Joko Widodo yang menginginkan agar semua kebutuhan lokal 100% bisa didapatkan atau disuplai dari industri dalam negeri,” tutur Agus.
Oleh karena itu, melalui program bertajuk Bangga Buatan Indonesia, pemerintah ingin masyarakat bisa mendapatkan kebutuhannya dari barang-barang yang diproduksi industri di dalam negeri. Pada 14 Mei lalu, pemerintah telah menginisiasi gerakan Bangga Buatan Indonesia.
“Sesungguhnya sudah banyak industri kita yang menghasilkan produk berkualitas dan kompetitif. Jadi, kami bertekad untuk mendorong produsen tersebut bisa memasarkan produknya ke market Indonesia, termasuk sektor IKM masuk ke pasar e-commerce,” paparnya.
Dalam rangka mendukung gerakan Bangga Buatan Indonesia, Kementerian Perindustrian menginisiasi kampanye #SemuanyaAdaDisini yang berlangsung pada 1-15 Juli 2020. Upaya ini untuk mengajak pelaku IKM dapat memanfaatkan marketplace sebagai pilihan saat ini untuk memasarkan produknya.
“Pemerintah sedang gencar mengajak pelaku IKM nasional untuk masuk dan bersaing di platform digital. Oleh karena itu, kami berupaya membantu produk-produk mereka bisa dipasarkan secara online dan juga membantu masyarakat bisa menemukan produk yang dibutuhkan dengan mudah di tengah kondisi pandemi saat ini,” kata Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita di Jakarta, Kamis (9/7/2020).
Guna mewujudkan IKM go digital, Kemenperin telah menjalankan berbagai langkah strategis, diantaranya menginisiasi program e-Smart IKM yang diluncurkan sejak tahun 2017 dengan tujuan memfasilitasi pelaku IKM di dalam negeri bisa memanfaatkan platform e-commerce. Selain itu, menggelar kegiatan bimbingan teknis atau pelatihan tentang pemasaran dan kemasan produk.
“Upaya tersebut sesuai anjuran Presiden Joko Widodo yang menginginkan agar semua kebutuhan lokal 100% bisa didapatkan atau disuplai dari industri dalam negeri,” tutur Agus.
Oleh karena itu, melalui program bertajuk Bangga Buatan Indonesia, pemerintah ingin masyarakat bisa mendapatkan kebutuhannya dari barang-barang yang diproduksi industri di dalam negeri. Pada 14 Mei lalu, pemerintah telah menginisiasi gerakan Bangga Buatan Indonesia.
“Sesungguhnya sudah banyak industri kita yang menghasilkan produk berkualitas dan kompetitif. Jadi, kami bertekad untuk mendorong produsen tersebut bisa memasarkan produknya ke market Indonesia, termasuk sektor IKM masuk ke pasar e-commerce,” paparnya.
Dalam rangka mendukung gerakan Bangga Buatan Indonesia, Kementerian Perindustrian menginisiasi kampanye #SemuanyaAdaDisini yang berlangsung pada 1-15 Juli 2020. Upaya ini untuk mengajak pelaku IKM dapat memanfaatkan marketplace sebagai pilihan saat ini untuk memasarkan produknya.
Lihat Juga :