Luhut Wanti-wanti Panitia Bali International Airshow 2024

Selasa, 06 Desember 2022 - 11:04 WIB
loading...
Luhut Wanti-wanti Panitia Bali International Airshow 2024
Penyelenggaraan Bali International Airshow 2024 harus disiapkan secara matang. Foto/ilustrasi
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan meminta kepada Angkasa Pura I dan panitia penyelenggara Bali International Airshow 2024 untuk mempersiapkan perencanaan yang matang. Luhut khawatir adanya trafik udara yang lebih padat saat ajang itu digelar di Bandara I Gusti Ngurah Rai.

Baca juga: Sukses Selenggarakan G20, Pemerintah Tekankan Kedaulatan Ekonomi Nasional

"Saya ingin mewaspadai trafik udara di Bali akan relatif padat. Jadi, harus dihitung pelaksanaannya nanti. Jangan sampai menganggu kelancaran trafik udara di sini. Jadi, Angkasa Pura harus betul-betul menghitung. Jangan kita melakukan kegiatan yang nanti tidak produktif," kata Luhut dikutip Selasa (6/12/2022).

Luhut berpesan kepada panitia Bali Airshow 2024 untuk belajar dari pengalaman saat pelaksanaan pada tahun 1986 di Bandar Udara Kemayoran dan tahun 1996 di Bandar Udara Soekarno Hatta. Saat itu, kedua airshow tersebut dipenuhi penonton dan padatnya lalu lintas udara.

"Jadi harus mulai dilihat layout kalau itu nanti dilaksanakan di (bandara) Bali karena runway-nya cuma satu. Parking pesawatnya di mana, dan juga jangan sampai menganggu air traffic yang saya kira tahun 2024 nanti peningkatannya akan cukup signifikan," katanya.

Dia berharap Bali International Airshow 2024 dapat meningkatkan kerja sama bilateral antara Indonesia dengan negara-negara di Asia Pasifik, Eropa, dan Amerika dalam pengembangan investasi di bidang aviasi Indonesia.

Baca juga: Comeback di Layar Kaca, Revalina S Temat Bintangi Sinetron Jangan Bercerai Bunda

"Selain itu, juga diharapkan mampu memajukan banyak bandar udara di Indonesia dengan mendatangkan investasi dalam bentuk pembangunan dan pengembangan bandara, meningkatkan pembelian jumlah pesawat terbang baik untuk komersial, untuk pertahanan, maupun untuk kebutuhan industri," katanya.

(uka)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1309 seconds (10.55#12.26)